Breaking News:

Luar Negeri

WHO Tuduh Sejumlah Negara Abaikan Rekomendasinya, Penyebaran Virus Corona Terus Meluas

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Selasa (19/5/2020) menuduh sejumlah negara mengabaikan rekomendasinya untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Editor: M Nur Pakar
AFP/CHRISTOPHER BLACK
PERTEMUAN VIRTUAL - Sekjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus memberi tepuk tangan saat melakukan pertemuan dengan Dewan Kesehatan Dunia (WHA) membahas pandemi virus Corona secara virual di Jenewa, Swiss, Selasa (19/5/2020). 

SERAMBINEWS.COM, JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Selasa (19/5/2020) menuduh sejumlah negara mengabaikan rekomendasinya untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Pandemi virus Corona telah menginfeksi hampir 4,8 juta orang di seluruh dunia dan menewaskan lebih dari 317.000 orang.

Wabah ivirus Corona yang muncul di Cina akhir tahun lalu, telah membunuh dan menginfeksi lebih banyak orang di Amerika Serikat daripada di negara lain

Sekretaris Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, Selasa (19/5) mengatakan akan meluncurkan evaluasi independen atas tanggapannya terhadap pandemi virus Corona.

Sebaliknya, Presiden AS, Donald Trump memperbarui serangannya pada badan global itu dengan menyebut sebagai boneka Cina.

Dia mengancam akan melakukan pembekuan permanen pendanaan.
Sebuah resolusi yang diajukan oleh Uni Eropa menyerukan evaluasi yang tidak memihak, independen dan komprehensif.

Tedros Adhanom Ghebreyesus mengakui ada kekurangan dan mengatakan kepada majelis secara virtual siap menyambut seruan untuk peninjauan.

"Saya akan memulai evaluasi independen secepatnya untuk meninjau pengalaman yang didapat dan membuat rekomendasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan nasional dan global," katanya.

"Tapi satu hal sangat jelas, Dunia tidak boleh sama, karena kami tidak perlu peninjauan untuk memberi tahu semua negara harus melakukan segala daya untuk memastikan ini tidak pernah terjadi lagi," kata Tedros.

Antonio Guterres mengatakan krisis COVID-19 merupakan seruan untuk bersatu.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved