Breaking News:

Lembaga Keuangan Syariah

Implementasi Qanun LKS, BRIsyariah Hadir di 170 Titik di Aceh

Ia mengatakan, seluruh unit kerja tersebut siap melayani masyarakat yang akan mengkonversi simpanan dan pinjamannya.

Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Ibrahim Aji
SERAMBINEWS.COM/Foto BRIsyariah
Jajaran Direksi dan Komisaris BRIsyariah. 

“Unit kerja BRIsyariah tersebar luas di seluruh Provinsi Aceh, agar memudahkan masyarakat mengakses layanan kami.”

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - BRIsyariah bersama induknya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, menargetkan konversi simpanan dan pembiayaan dalam rangka implementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) di Aceh akan selesai pada pertengahan 2020.

Untuk mengakselerasi proses konversi, BRIsyariah sudah membuka 170 titik di seluruh Aceh melalui 13 Kantor Cabang, 16 Kantor Cabang Pembantu dan 141 Layanan Syariah Bank Umum (LSBU) yang ada di Kantor Unit BRI.

Sekretaris Perusahaan BRIsyariah, Mulyatno Rachmanto menyampaikannya dalam keterangan tertulis yang diterima Serambinews.com'> Serambinews.com, Kamis (21/5/2020).

Ia mengatakan, seluruh unit kerja tersebut siap melayani masyarakat yang akan mengkonversi simpanan dan pinjamannya.

“Kami bersinergi penuh dengan induk kami dalam implementasi Qanun LKS. Pada bulan April 2020 kami meresmikan 11 Kantor Cabang, 6 Kantor Cabang Pembantu dan 141 Layanan Syariah Bank Umum (LSBU) yang beralamat sama dengan kantor BRI di wilayah Aceh,” sebutnya.

Dikatakan, dengan diresmikannya unit kerja baru BRIsyariah tersebut, maka kini secara total pihaknya memiliki 13 Kantor Cabang, 16 Kantor Cabang Pembantu, dan 141 titik LSBU.

“Unit kerja BRIsyariah tersebar luas di seluruh Provinsi Aceh, agar memudahkan masyarakat mengakses layanan kami,” ujarnya.

Ia menambahkan, dari sisi IT pihaknya sudah menyiapkannya. Nasabah hanya perlu 1 menit untuk mengkonversi tabungannya.

“Bersama BRI, BRIsyariah berkomitmen mensukseskan implementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah untuk kemajuan ekonomi syariah di Aceh” sebut Mulyatno.

Mulyatno juga menyampaikan hingga April 2020 total simpanan nasabah BRI yang sudah dikonversi ke BRIsyariah mencapai Rp 2,1 triliun, sementara pembiayaan mencapai Rp 2,7 triliun.

BRIsyariah menargetkan konversi Rp 6,3 triliun simpanan dan Rp 7,1 triliun pembiayaan hingga pertengahan 2020.

Implementasi Qanun LKS turut membawa dampak positif terhadap pertumbuhan laba BRIsyariah di triwulan I 2020.

Laba bersih BRIsyariah pada triwulan I 2020 tercatat sebesar Rp 75 miliar, tumbuh sebesar 150,04 persen year on year.

Pembiayaan tercatat mencapai Rp 30,45, tumbuh sebesar 34,28 persen year on year. Sektor yang mendukung pertumbuhan tersebut adalah pembiayaan ritel mencapai Rp 20,57 triliun, meningkat 49,74 persen year on year.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved