Senin, 13 April 2026

Polisi Tegaskan Tidak Ada Penangkapan dan Penahanan Pemenang Lelang Motor Jokowi

"Jadi memang tidak ada penangkapan dan penahanan kepada yang bersangkutan," kata Irjen Pol Firman Santyabudi.

Biro Pers Setpres/Laily Rachev
Penampakan motor listrik Jokowi yang laku dilelang Rp2.550.000.000 dan dibeli M Nuh asal Jambi 

SERAMBINEWS.OM,  JAKARTA - Pemenang lelang motor listrik merek Gesits yang ditandatangani Presiden Joko Widodo akhir pekan lalu ternyata bukanlah seorang pengusaha. M Nuh, pria yang menawar motor tersebut seharga Rp 2,55 miliar dalam lelang di konser Berbagi Kasih Bersama Bimbo, Bersatu Melawan Corona, ternyata hanyalah seorang buruh harian lepas.

Adalah Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Santyabudi yang mengungkapkan identitas M Nuh. Firman mengungkapkan identitas Nuh setelah sempat beredar kabar bahwa polisi menangkap pria yang berasal dari Sungai Asam, Kecamatan Pasar Jambi, Kota Jambi itu.

Kabar penangkapan Nuh itu sebelumnya diungkapkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Jambi, Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi. "Iya, lagi ditangani Polresta. Kasusnya lagi ditangani Polresta," kata Khuswahyudi saat dimintai konfirmasi, Kamis (21/5/2020).

Soal Gugatan UU Lalu Lintas & Lampu Motor Jokowi Mati, Penggugat: Harusnya Semua Sama di Mata Hukum

M Nuh Ternyata Bukan Pengusaha, Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi Diamankan Polisi

Viral Karena Unggahan Lelang Keperawanan, Ini Biodata Sarah Keihl: Ngaku Cuma Bercanda

Namun Firman kemudian meralat pernyataan itu. Menurutnya, M Nuh memang sempat dimintai keterangan oleh Polresta Jambi. Tapi, setelah itu Nuh kembali pulang ke kediamannya tanpa dilakukan penangkapan apalagi penahanan.
Firman menjelaskan, M Nuh yang merupakan seorang buruh harian lepas ternyata tidak mengetahui bahwa yang diikuti dalam acara konser virtual Berbagi Kasih Bersama Bimbo, Minggu (17/5) lalu adalah lelang.

"Jadi memang tidak ada penangkapan dan penahanan kepada yang bersangkutan. Setelah diwawancara, dia ternyata tidak paham acara yang diikuti itu adalah lelang," tegas Firman melalui pesan singkatnya, Kamis (21/5/2020).

Sebaliknya, M Nuh malah mengira dalam acara itu dirinya menang hadiah. "Yang bersangkutan mengira bakal dapat hadiah. Karena ketakutan ditagih, dia justru minta perlindungan (pada polisi)," ungkap jenderal bintang dua itu.

Sosok M Nuh sendiri masih menjadi misteri setelah warga di Kampung Manggis, Kecamatan Pasar, Kota Jambi, mengaku tak ada yang mengenal pria tersebut. Saat Tribunjambi.com (Tribun Network) menelusuri, tak ada seorang pun warga yang mengenal sosok pengusaha bernama M. Nuh. Mulai dari Forum RT hingga Camat Pasar Mursidah. "Itu kami juga bingung, tidak ada yang namanyo M Nuh itu sebagai pengusaha di Kampung Manggis," kata Mursidah, Kamis (21/5).

Martunis Umumkan Pemenang Lelang Jersey CR7, Harganya Rp 180 Juta Jauh dari Tawaran Deddy Corbuzier

 

Ibrahim Hasan, Ketua RT 20, Kampung Manggis, Kelurahan Sungai Asam mengatakan bahwa memang ada seorang warganya bernama M Nuh. Namun, M. Nuh yang dikenalnya hanya seorang buruh. "Tapi sehari-hari hanya bekerja sebagai buruh," tutur Ibrahim.

"Beberapa tadi sudah ada yang tanya saya karena dapat berita itu. Setelah saya cek, fotonya tidak ada, informasi alamat lengkapnya tidak ada, jadi mengambang (tidak jelas) ini siapa. Tapi dia mengatasnamakan orang Kampung Manggis," timpalnya.

Camat Mursidah juga belum mengetahui sapa sosok M Nuh yang memenangkan lelang motor listrik Jokowi. "Yang ada M. Nuh tukang bangunan. Forum RT tidak tahu. Kalau ada M Nuh yang pengusaha, sampai sekarang juga pemerintah pusat belum menghubungi. Takutnya orang yang nelepon ini main-main," ujarnya via telepon seluler.(tribun network/thr/sen/ary/dod)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved