Luar Negeri

Diduga Selewengkan Dana Virus Corona, 10 Wali Kota di Kolombia Ditangkap, 512 ASN Diberi Sanksi

Kesepuluh walikota itu dituduh atas dugaan korupsi selama dua bulan masa lockdown virus corona di Kolombia.

s3images.coroflot.com
Ilustrasi Korupsi. 

SERAMBINEWS.COM - Kejaksaan Agung Kolombia mengatakan pada hari Kamis (21/5/2020) bahwa mereka akan mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk 10 wali kota.

Ke 10 wali kota itu dituduh atas dugaan korupsi selama dua bulan masa lockdown virus corona di Kolombia.

Selain itu, Kepolisian Kolombia telah memberikan sanksi berupa hukuman kedisiplinan kepada 512 orang ASN di 26 provinsi dan 271 orang di kantor walikota.

Dilansir dari Reuters, Jumat (22/5/2020), korupsi telah menjadi masalah politik yang sedang hangat di Kolombia.

Kasus korupsi diperkirakan telah merugikan negara sekitar 5 persen dari produk domestik bruto (PDB) per tahun, setara dengan sekitar 13 miliar dolar AS atau setara Rp 193 Triliun, menurut laporan pemeriksan keuangan negara itu.

Pihak berwenang Kolombia telah menemukan kelebihan biaya dalam pembelian makanan dan peralatan rumah sakit serta tender yang diberikan kepada perusahaan.

BPKP dan Bupati Aceh Besar Adakah Pertemuan, Bahas Tiga Isu Krusial, Salah Satunya Soal Korupsi

Gawat! Hacker Kantongi 200 Juta Data Penduduk Indonesia, 2,3 juta Sudah Dibocorkan

VIRAL Perawat Hanya Kenakan Bikini dan APD Transparan saat Tangani Pasien Covid-19, Kini Kena Sanksi

Dalam tender tersebut, pengusaha tanpa memiliki pengalaman yang relevan atau dengan koneksi politik, kata pejabat setempat dalam keterangan pers.

"Kami sedang dalam perang untuk mempertahankan sumber daya publik Kolombia, yang sakral dan berdasarkan krisis ini semakin langka," kata inspektur jenderal, Fernando Carrillo.

Carrillo mendesak warga untuk terus melaporkan kasus dugaan korupsi atau penyimpangan dana yang dilakukan oleh oknum negara.

Halaman
12
Penulis: Agus Ramadhan
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved