Breaking News:

Bantuan Corona

Mahasiswa Aceh di Turki Terima Bantuan Pemerintah Aceh

Bantuan yang diterima mahasiswa sebesar Rp. 2.497.500 per orang. Bantuan langsung ditransfer ke rekening masing penerima.

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Taufik Hidayat
hand over dokumen pribadi
Muhammad Hani, Ketua Ikatan Masyarakat Aceh Turki 

Dari luar negeri terbanyak dari  Turki 123 mahasiswa,  diproses 75, batal 48 karena tidak ada berkas. Disusul Malaysia 99 mahasiswa, diproses  96, batal 3 karena KTP Jakarta. Berikutnya Sudan 89 mahasiswa, diproses 72, batal 17 karena 12 orang tidak ada berkas, 4 ber KTP Jakarta dan 1 orang dosen. 

Berikut Madinah Arab Saudi 24 orang, Tunisia 12 mahasiswa, diproses 10 orang,  2 batal karena berstatus dosen.

Selanjutnya di Yaman 11 mahasiswa. Lalu Iran 7 orang, Polandia 6 orang, Brunei Darussalam 6 orang.  Belanda 6 orang diproses 4 orang, batal 2 orang karena 1 status dosen  1 PNS. Thailand 5 orang, Jepang 5 orang, batal 5 karena  status dosen.

Di Amerika 4 orang, batal 4 karena status dosen S3. Suriah 4 orang. Jerman 3 orang, 3 batal karena 2 status dosen dan 1 PNS. Maroko 3 orang. Mesir 3 orang. Libya 1 orang. Pakistan 1 orang. Italia 1 orang. Inggris 2 orang mahsiswa.

Dari dalam negeri, berkas terbanyak berasal dari Yogyakarta yakni 267 mahasiswa,  diproses 239 mahasiswa dan 28 orang batal, karena 10 orang berstatus PNS dan 10 orang tidak ada berkas. 

Selanjutnya berkas mahasiswa dari Jakarta  berjumlah 204 mahasiswa. Diproses 165 berkas, 39 batal karena 4 ganda dan 35 tidak ada berkas.

Diikuti Bandung berjumlah 93 mahasiswa, diproses 84, 9 batal karena tidak ada berkas.  Berikutnya, Malang 72 mahasiswa, diproses 71 dan 1 batal karena berstatus dosen. 

Kemudian Sumatera Utara 62, diproses 61, batal 1 orang karena ber KTP Surabaya. 

Seterusnya Jawa Tengah 61, diproses 55 6 batal karena berstatus dosen. Disusul Sumatera Barat 45 mahasiswa, satu batal karena data tidak jelas. Bogor 41, diproses 23, 18 batal karena berstatus  PNS dan dosen.

Lalu Surabaya 30 mahasiswa, diproses 28 orang, dua batal karena satu ber KTP Surabaya dan satu ber KTP Medan. Terakhir dari Tangerang dua orang.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved