Polres Tanah Karo Berhentikan Mobil Bawa Pemudik dari Aceh, Akhirnya Mereka Diizinkan Pulang Kampung

Satu per satu kendaraan yang masuk maupun keluar Kabupaten Karo, diperiksa kelengkapan dan administrasi pengendaranya.

Tribun-Medan.com/Muhammad Nasrul
Personel pos pantau di pos Doulu, Jalan Jamin Ginting, Berastagi, memberhentikan kendaraan yang membawa pemudik dari Aceh menuju Medan, Jumat (22/5/2020). 

SERAMBINEWS.COM, BERASTAGI - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Tanah Karo makin memperketat pengamanan di pintu-pintu masuk ke Kabupaten Karo.

Amatan www.tribun-medan.com, di pos perbatasan antara Kabupaten Deliserdang dengan Kabupaten Karo, petugas gabungan dari Satlantas, Satpol-PP, dan kesehatan, memeriksa setiap pengendara yang masuk kabupaten berjuluk Bumi Turang ini.

Satu per satu kendaraan yang masuk maupun keluar Kabupaten Karo, diperiksa kelengkapan dan administrasi pengendaranya.

Tak jarang kendaraan diminta untuk memutar balik arah.

Hal tersebut, dikarenakan pengendara yang melintas ada yang tidak jelas alasannya untuk berkunjung ke Karo.

Dari beberapa kendaraan yang diperiksa, terlihat personel Satlantas memberhentikan sebuah kendaraan jenis mini bus dari arah Berastagi menuju ke Medan.

Dari penglihatan awal, kendaraan tersebut diduga merupakan mobil sewa yang membawa pemudik.

Benar saja, saat diberhentikan ternyata mobil tersebut diketahui berangkat dari wilayah Aceh.

Saat diperiksa, ternyata penumpang yang ada di mobil tersebut bertujuan untuk pulang kampung ke wilayah Kota Medan.

"Benar tadi kita ada memberikan mobil yang kita duga seperti kendaraan travel.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved