Berita Abdya

Wabup Abdya Masih Pantau Banjir Luapan, Ketinggian Permukaan Air Mencapai Satu Meter

Hujan lebat disertai angin kencang, Jumat sore, mengakibatkan Aliran Krueng Manggeng, kemudian merendam sejumlah desa dalam dua kecamatan.

For Serambinews.com
Seorang wanita lanjut usia melintasi jalan yang terendam banjir luapan Desa Kedai, Manggeng, Abdya, Jumat (22/5/2020) menjelang malam, tadi. Hujan lebat disertai angin terjadi Jumat sore mengakibatkan sejumlah aliran sungai meluapm kemudian merendam sejumlah kawasan tiga kecamatan, Manggeng, Tangan-Tangan dan Lembah Sabil.       

Hujan lebat disertai angin kencang, Jumat sore, mengakibatkan Aliran Krueng Manggeng, kemudian merendam sejumlah desa dalam dua kecamatan.

Laporan Zainun Yusuf| Aceh Barat Daya

SERAMBUNEWS.COM,BLANGPIDIE – Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Muslizar MT, memantau peristiwa banjir luapan melanda kawasan Kecamatan Tangan-Tangan, Manggeng dan Lembah Sabil, Jumat (22/5/2020) malam.

“Kami bersama Wabup masih patroli keliling memantau peristiwa banjir di lokasi,” laporan Camat Manggeng, Hamdany SE kepada Serambinews.com, Jumat malam, ini.

Hujan lebat disertai angin kencang, Jumat sore, mengakibatkan Aliran Krueng Manggeng, kemudian merendam sejumlah desa dalam dua kecamatan.

Di Kecamatan Manggeng, menurut Camat Hamdany banjir luapan merendam rumah penduduk kawasan Desa Lhok Puntoy, Seuneulop, Kedai, Padang, Tengah, Tokoh, Blang Manggeng, Sejahtera dan sebagian Ujong Padang.

Ketinggian permukaan air di beberapa tempat berkisar antara 0,5 meter sampai 1 meter.

“Permukaan air mulai surut, namun hujan intensitas sedang masih mengguyur. Kerusakan fasiltas umum belum diketahui karena suasana malam. Besok (Sabtu), baru bisa terlihat,” kata Camat Hamadany.    

Dalam kegiatan patroli malam tadi, Wabup Muslizar MT bersama camat dan petugas lainnya membantu menyelamatkan barang-barang milik warga yang terendam banjir berwarna kuning tersebut.  

Luapan Krueng Manggeng juga berakibat banjir kawasan Kecamatan Lembah Sabil seperti dipantau Wabup dalam kegiatan patroli Jumat malam.

Terparah adalah Desa Tokoh II, kemudian Alue Rambot dan Desa Meurandeh.   

Guyuran hujan lebat berlangsung hampir dua jam, juga berakibat terjadi luapan aliran Krueng Tangan-Tangan (Adan).

Sejumlah desa terendam banjir luapan, antara lain Desa Bineuh Krueng (Keude Siblah), Drien Jalo, Masjid, dan Padang Kawa.  

 “Ketinggian air dalam rumah mencapai 40 cm, tapi mulai surut,“ kata Suharbi, warga Desa Drien Jalo dihubungi Serambinews.com pukul 23.00 WIB malam, tadi.

 Sebelumnya, Ketua Tagana Abdya, Yasri Gusman memprediksi ada seratusan rumah di dalam kawasan tiga kecamatan yang dilanda banjir luapan, terutama Tangan-Tangan-Tangan, Manggeng dan Lembah Sabil. (*)

Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved