Berita Aceh Barat
YARA Harap Tim Gugus Tugas Covid-19 Aceh Barat Lakukan Rapid Test Terhadap Warga Perantau
"Rapid test ini sangat penting dilakukan untuk mencegah penularan wabah Covid-19 di Aceh Barat. Bukan tidak mungkin mereka yang baru tiba dari luar...
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Nurul Hayati
"Rapid test ini sangat penting dilakukan untuk mencegah penularan wabah Covid-19 di Aceh Barat. Bukan tidak mungkin mereka yang baru tiba dari luar daerah terpapar Covid-19, apalagi mereka yang berasal dari wilayah zona merah,” tegas Hamdani, Ketua YARA Aceh Barat kepada Serambinews.com, Jumat (22/5/2020).
Laporan Sa’dul bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Aceh Bara, meminta tim gugus percepatan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) untuk melakukan rapid test, bagi warga perantau yang pulang ke Aceh Barat jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H.
"Rapid test ini sangat penting dilakukan untuk mencegah penularan wabah Covid-19 di Aceh Barat. Bukan tidak mungkin mereka yang baru tiba dari luar daerah terpapar Covid-19, apalagi mereka yang berasal dari wilayah zona merah,” tegas Hamdani, Ketua YARA Aceh Barat kepada Serambinews.com, Jumat (22/5/2020).
Ia menambahkan, mereka yang pulang jelang lebaran masa karantina tidak mencapai 14 hari, sebagaimana protokol kesehatan.
Bahkan, mungkin ada yang tidak mengkarantinakan diri.
Hal ini jika di lihat dalam waktu hampir sepekan ini, Meulaboh penuh sesak, bahkan jalan Kota Meulaboh mulai macet.
Pusat-pusat pembelanjaan mulai ramai dikunjungi.
• Rocky Gerung Jarang Muncul di TV, Ternyata Tinggal di Pinggir Hutan selama Pandemi Virus Corona
Sehingga tidak menutup kemungkinan, mereka yang berasal dari zona merah juga ikut berkerumun di berbagai pusat pembelanjaan di Meulaboh.
“Sebagaimana mana yang kita ketahuai, mereka yang terpapar itu tidak menunjukkan gejala. Ini sangat berbahaya dari pada mereka yang pulang dari luar daerah yang berasal dari zona merah menunjukkan gejala terpapar Covid-19,” jelasnya.
Jika ini tidak di lakukan dalam waktu dua hari ini, dikhawatirkan warga Aceh Barat bisa secara keseluruhan terpapar Covid-19.
Karena dua hari kedepan masyarakat akan melaksanakan Shalat Ied,seperti lebaran sebelumnya.
Pihaknya mengaku khawatir, tim Gugus Covid-19 Aceh Barat terkesan tidak serius dalam mencegahan dan memutus mata rantai Covid-19.
Karena di daerah lain, warga yang tiba dari perantauan dilakukan rapid test.
Namun di Aceh Barat, belum pernah dilakukan hingga saat ini, terhadap warga yang pulang atau tiba di Aceh Barat.
“Menurut saya jika hanya mengukur suhu tubuh, kini tidak bisa dijadikan patokan lagi. Mengingat ada yang terpapar, namun tidak menunjukkan gejala dari suhu tubuhnya,” tambah Hamdani. (*)
• Personel Polresta Disiagakan di Gerbang Masjid Raya Baiturrahman, Pagi Besok Dilakukan Disinfektan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/hamdani-ketua-yara-aceh-barat-1.jpg)