Jalan Lokop-Pinding Terancam Putus, Jembatan Box Cluvert Amblas Digerus Air

Salah satu titik jalan, tepatnya pada km 87 di Desa Lokop, satu jembatan box cluvert amblas digerus derasnya

FOTO KIRIMAN EJE
Tanah timbun pada oprit box culvert di KM 87 jalan lintas Aceh Timur, Gayo Lues, tepatnya pada KM 87 di Desa Lokop, Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur, amblas digerus arus saluran. 

IDI - Jalan lintas provinsi dari Lokop-Pinding, Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur, menuju Gayo Lues terancam putus. Salah satu titik jalan, tepatnya pada km 87 di Desa Lokop, satu jembatan box cluvert  amblas digerus derasnya saluran air.

Akibatnya, longsor sudah memakan badan jalan, dan mempersempit, bahkan jalan terancam putus jika tak segera ditangani, apalagi daerah pegunungan itu sedang dilanda musim hujan. Hal itu disampaikan Anggota DPRK Aceh Timur, dari Fraksi Partai Aceh, Kasat Arina, kepada Serambi,Jumat (22/5).

Menurut dia, dalam keadaan darurat itu, Dinas PUPR Aceh harus segera mengambil tindakan untuk memperbaikinya, sebelum kerusakan semakin parah. Pemerintah Aceh, melalui Dinas PUPR Aceh, perlu meningkatkan kualitas pembangunan jalan di daerah rawan longsor tersebut, dan meningkatkan pengawasan.

Dikatakan, jika terjadi longsor, atau kerusakan lainnya harus segera ditangani karena jalan ini urat nadi masyarakat, termasuk akses antar Aceh Timur dengan Gayo Lues. Eje salah satu tokoh masyarakat Serba jadi, mengharapkan Pemprov Aceh, melalui dinas terkait memberikan perhatian serius, dan meningkatkan kualitas pembanguan jalan di daerah itu.

Permintaan itu disampaikannya mewakili masyarakat, karena selama ini masyarakat tidak pernah lama menikmati jalan bagus, karena sering setelah dibangun, jalan rusak kembali.

“Kami memohon ditingkatkan kualitas pembangunan, apalagi jalan ini sudah menjadi perhatian serius pemerintah yang dibangun secara multiyears. Jadi, kami harapkan kualitas pembangunan ditingkatkan," pinta Eje.

Dilansir sebelumnya, ruas jalan provinsi di kawasan Lokop, Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur yang dipenuhi perbukitan dan jalan berliku rawan kecelakaan. Bahkan, ruas jalan provinsi, mulai dari Kampung Beusa, Kecamatan Ranto Peureulak sampai Lokop, Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur rusak parah. Truk yang mengangkut sawit dari area perkebunan di kawasan tersebut belum bisa melintas, karena sebagian terjebak dalam kubangan lumpur.

Hal itu seperti yang terjadi pada Minggu (15/12/2019), truk colt diesel bermuatan tandan buah segar (TBS) sawit terjebak di badan jalan Peureulak-Lokop yang rusak dan berkubang, tepatnya di Gampong Paya Uno.

Dilaporkan, sejumlah ruas jalan jalan Peureulak-Lokop, Gayo Lues, sedang diperbaiki, namun, masih banyak ruas jalan yang masih rusak parah. Hal itu seperti yang disampaikan Camat Ranto Peureulak, Saiful SE, bahwa ruas jalan Ranto Peureulak-Lokop, yang rusak parah, mulai dari simpang masuk Gampong Beusa menuju Kecamatan Ranto Peureulak, terutama hingga Gampong Blang Barom.

“Banyak badan jalan banyak berkubang dan digenangi air, sehingga sulit dilalui kendaraan dam jika terus dibiarkan, maka kerusakan semakin parah, dan rawan kecelakaan,” ungkap Camat Ranto Peureulak ini.(c49)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved