Salam

Kali Ini Kita Ubah Cara Bersilaturahmi

MINGGU besok, 24 Mei 2020 bertepatan dengan 1 Syawal 1441 Hijriah. Inilah momentum Hari Raya Idulfitri, hari kemenangan bagi umat Islam

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Idul Fitri 1441 H. 

MINGGU besok, 24 Mei 2020 bertepatan dengan 1 Syawal 1441 Hijriah. Inilah momentum Hari Raya Idulfitri, hari kemenangan bagi umat Islam yang melaksanakan ibadah puasa Ramadhan tahun ini. Hari istimewa ini dijuluki juga hari nan fitri, karena Allah menjanjikan bahwa orang-orang yang berpuasa akan memperoleh magfirah atau ampunan, bahkan dibebaskan dari siksa neraka.

Ramadhan adalah bulan pembakaran dosa sekaligus madrasah teragung untuk menempa lahir dan batin agar hawa nafsu bisa dikendalikan serta derajat takwa bisa digapai. Mereka yang lulus dari madrasah Ramadhan akan kembali ke fitrahnya menjadi insan yang fitri. Tanpa dosa.

Nah, di era pandemi Covid-19 ini berupayalah sekuat tenaga agar kita tidak berbuat atau menambah dosa, termasuk dosa sosial.

Mereka yang tak peduli dengan protokol kesehatan, misalnya ogah menjaga jarak, uring-uringan melakukan ‘work from home’, dan ke luar rumah tanpa masker, ini termasuk para pendosa secara sosial. Akibat ketidakpeduliannya pada keharusan ‘physical distancing’ dan ‘social distancing’ maka kehadirannya di tengah kerumunan dapat menyebabkan kemudaratan terhadap dirinya atau orang lain. Ya katakanlah menjadi “carrier” dalam rantai penularan virus corona.

Atas dasar itu, agar setiap kita tidak tertular atau menularkan virus corona kepada orang lain, maka tahun ini mari kita ubah cara kita bersilaturahmi. Lebaran Idulfitri tetap kita maknai sebagai ajang silaturahmi dan momentum maaf- memaafkan atas segala khilaf dan salah, tapi untuk berkunjung ke rumah atasan, kolega, dan kerabat sebaiknya tidak dilakukan.

Sebab, jika tindakan itu dilakukan pada masa pandemi ini akan lebih besar mudarat daripada manfaatnya. Sebagai muslim, kita dibebani keharusan untuk memperkecil bahkan menihilkan risiko atau mudarat terhadap orang lain, juga terhadap diri sendiri dari setiap perbuatan dan tindakan kita. Jadi, teguhkanlah hati bahwa untuk tahun ini kita ubah cara bersilaturahmi karena mempertimbangkan faktor pandemi. Misalnya, silaturahmi dapat kita lakukan dengan cara menelepon orang tua, atasan, kolega, dan kerabat. Atau dengan cara mengirim ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri dan permohonan maaf melalui WhatsApp, Twitter, Telegram, Facebook, atau bahkan melalui SMS.

Jadi, banyak cara yang dapat kita lakukan agar silaturahmi tetap terjaga, termasuk dengan mengirim kartu ucapan selamat Hari Raya Idulfitri, seperti dulunya sering dilakukan orang tua kita sebelum era internet. Akhirnya, atas nama manajemen Harian Serambi Indonesia kami ucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah, minal aizin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga semua kita menjadi insan yang bertakwa dan tangguh menghadapi bencana dalam bentuk pandemi corona.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved