Update Corona di Bireuen

Traveler Bireuen Bertambah 42 Orang, Diharapkan Patuhi Protokol Kesehatan

Hari pertama lebaran Idul Fitri, Minggu (24/05/2020) jumlah traveler atau warga Bireuen yang pulang dari perantauan bertambah

SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Husaini SH MM, juru bicara tim gugus tugas covid-19 Bireuen 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Hari pertama lebaran Idul Fitri, Minggu (24/05/2020) jumlah traveler atau warga Bireuen yang pulang dari perantauan bertambah.

Menurut data dari Dinkes Bireuen hasil koordinasi dengan seluruh Puskesmas awalnya tersisa 121 orang, sudah bertambah lagi 42 orang sehingga berjumlah seluruhnya 163 orang.

Informasi tersebut disampaikan Husaini SH MM selaku juru bicara pencegahan covid-19 Bireuen kepada Serambinews.com, Minggu (24/05/202).

"Walaupun hari pertama lebaran, tim medis dan tim gugus tugas covid-19 di tingkat kabupaten, kecamatan serta desa tetap melakukan koordinasi dalam berbagai hal menyangkut pencegahan virus corona," ujarnya.

Cara Menukarkan Uang Rusak ke Bank Indonesia, Berikut Syarat dan Prosedur

Disebutkan, sebanyak 163 orang traveler tersebar di sejumlah kecamatan, begitu pulang dari luar daerah terus menjalani isolasi mandiri dan sebagian dari jumlah tersebut segera berakhir masa isolasi.

"Data jumlah traveler yang baru pulang 42 orang dalam dua hari terakhir hasil koordinasi laporan dari desa ke tim gugus kecamatan sampai ke Dinkes Bireuen," ujarnya.

Ditambahkan, sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) masih tetap tiga orang, walaupun ODP berkurang masyarakat tetap diminta waspada dan mengikuti protokol kesehatan dalam mencegah covid-19.

Diharapkan siapa saja yang baru pulang dari luar daerah untuk mengikuti protokol kesehatan.

Jamaah Shalat Ied di Masjid Jamik Lhokseumawe Membludak, Lebih Ramai dari Biasanya

"Bila ada yang pulang dan tidak melapor ke perangkat desa dan tak mengisolasi mandiri, keluarga harus memberitahukan kepada perangkat desa dan tenaga kesehatan untuk koordinasi dan isolasi mandiri.

Pemkab Bireuen sudah menyediakan fasilitas penampungan untuk karantina di gedung Diklat Cot Batee Geulungku, Pandrah yang saat ini sudah kosong," ujar Husaini.

"Bagi warga dari perantauan yang pulang ke Bireuen diharuskan menjalani masa isolasi selama 14 hari sebagaimana traveler yang sudah pulang ke Bireuen dan sudah menjalani masa isolasi," pesannya. (*)

BREAKING NEWS – Bupati Bener Meriah Mengundurkan Diri

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved