Breaking News:

Update Corona di Banda Aceh

"Masihkah Bernyanyi" di Masa Pandemi? Ikuti Jawaban Lima Seniman Musik Aceh dalam Webinar BPNB

Acara ini berlangsung dalam Webinar (Web Seminar) Badan Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Aceh-Sumut, besok, Selasa, 26 Mei 2020 pukul 16.15 - 18.15 WIB

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Ini lima seniman musik Aceh dalam webinar BPNB

Acara ini berlangsung dalam Webinar (Web Seminar) Badan Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Aceh-Sumut, besok, Selasa, 26 Mei 2020 pukul 16.15 - 18.15 WIB

Laporan Fikar W Eda | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Selama masa pandemi Covid 19 dan adanya larangan berkumpul, seniman adalah kelompok profesi yang langsung terdampak. Tidak terkecuali di Aceh.

Banyak agenda kesenian dibatalkan. Seniman yang hidup dari panggung seni, harus bersabar dan mengurut dada.

Lantas bagaimana nasib dunia musik di Aceh saat ini? Apakah mereka sungguh berhenti bermusik? Masihkah mereka berkarya? Lalu bagaimana mereka bertahan di tengah situasi sulit saat ini?

Keadaan inilah yang akan dijawab dalam acara "NGOBROL BARENG PEKERJA KREATIF" bertajuk "Apakah Kalian Masih Bernyanyi?".

Acara ini berlangsung dalam Webinar (Web Seminar) Badan Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Aceh-Sumut, besok, Selasa, 26 Mei 2020 pukul 16.15 - 18.15 WIB.

Heboh Foto Jokowi Diedit Seakan Pakai Baret Hitam, Begini Respon Kaesang Pangarep

Seminar secara online ini akan diisi lima seniman musik Aceh sebagai pembicara, yakni Moritza Thaher, pendiri sekolah musik Moritza, Nazar Shah Alam vokalis Apache13, Cut Aja Rizka, vokalis Nyawoung.

Kemudian Made, pimpinan kelompok Made In Made, dan Erlinda Sofyan, komponis, penyanyi dan dosen ISBI Aceh.

Diskusi itu dipandu sastrawan Aceh, Azhari Ayub.

Bagi yang berminat mengikuti acara ini, segera daftarkan diri untuk mendapatkan _Meeting ID_ dan _Password_ ZOOM-nya.

Panitia bahkan menyediakan paket pulsa untuk peserta webinar yang paling aktif.

VIDEO - Gunung Semeru Kembali Erupsi di Hari Lebaran 2020, Warga Diimbau Waspada

Kisah Murtala-Alfira, Seniman Aceh di Australia yang Buka Kelas Tari Ratoh Duek Virtual

Seperti diketahui, pandemi Covid-19 melumpuhkan panggung pertunjukan dunia, tak terkecuali di Aceh.

Para musisi yang punya gawe tour bermusik dari panggung ke panggung pun harus ikhlas dibatalkan karena adanya larangan menghimpun orang banyak. Sekolah musik pasti juga harus beralih gaya belajar. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved