Breaking News:

Presiden Filipina Tak Akan Buka Sekolah Sebelum Vaksin Ditemuka: Lebih Baik Siswa Tak Naik Kelas

Filipina tegas tidak akan mengizinkan sekolah kembali dibuka sebelum vaksin virus Corona ditemukan.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte memberi hormat usai pidato dalam rangka ulang tahun militer, pada Desember 2017.(Ted Aljibe / AFP) 

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mencoba senapan serbu bantuan dari pemerintah China (SOUTH CHINA MORNING POST)

"Kecuali saya yakin mereka benar-benar aman (sekolah kembali dibuka), maka percuma saja mendiskusikan membuka kembali pendidikan," jelasnya dilansir AFP Selasa (26/5/2020).

"Bagi saya, vaksin virus corona adalah yang utama."

"Jika (vaksin) itu ada, maka semuanya akan baik-baik saja," jelas sang presiden.

Presiden dengan julukan The Punisher itu menambahkan, dia tidak masalah jika karena keputusannya ini, semua murid tidak naik kelas.

Meski peneliti dari seluruh dunia mulai melancarkan penelitian, belum diketahui kapan vaksin yang efektif bakal ditemukan.

Sekolah awalnya dibuka pada Juni dan berakhir April.

Tapi, pemerintah setempat memutuskan untuk menunda tahun ajaran baru. Sebab selain kasus infeksi Covid-19 yang meningkat, kebijakan menerapkan lockdown membuat sebagian besar kegiatan publik terhenti.

Untuk mengurangi kepadatan di kelas, otoritas pendidikan mengumumkan bakal kombinasi pembelajaran, termasuk kelas daring, pada tahun ajaran mendatang. Namun, kebijakan ini jelas menjadi tantangan.

Sebab, masih ada jutaan warga miskin di Filipina, yang tentu tak punya akses internet.

Halaman
123
Editor: Amirullah
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved