Breaking News:

Luar Negeri

WHO Minta Dunia Hentikan Percobaan Obat Anti-Malaria untuk Pasien Virus Corona

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta dunia menghentikan percobaan hydroxychloroquine atau obat anti-malaria untuk pasien virus Corona, Covid-19

AFP / PIERRE-PHILIPPE MARCOU
Petugas kesehatan Spanyol menyerukan sistem perawatan kesehatan yang diperkuat di luar rumah sakit Gregorio Maranon di Madrid, Spanyol, Sabtu (23/5/2020). 

SERAMBINEWS.COM, JENEWA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta dunia menghentikan percobaan hydroxychloroquine atau obat anti-malaria untuk pasien virus Corona, Covid-19.

Percobaan obat itu dipromosikan oleh Presiden AS, Donald Trump sebagai pertahanan melawan virus Corona.

Hal itu langsung memicu kekhawatiran tentang penanganan pandemi presiden AS itu yang telah menewaskan hampir 100.000 warga Amerika Serikat.

Trump telah memimpin dorongan untuk hydroxychloroquine sebagai perisai potensial atau pengobatan untuk virus.

Hampir 5,5 juta orang terinfeksi dan menewaskan 345.000 di seluruh dunia akibat Covid-19.

Presiden Brasil Jair Bolsonaro juga sangat mempromosikan hydroxychloroquine.

Sementara virus ini telah meledak di seluruh negeri, yang minggu ini menjadi yang paling mematikan kedua di dunia setelah Amerika Serikat.

Tetapi Organisasi Kesehatan Dunia, Senin (25/5/2020) mengatakan mereka menghentikan pengujian obat itu untuk COVID-19.

Berdasakan penelitian yang diterbitkan Jumat (22/5/2020), menemukan bahwa hydroxychloroquine  dapat meningkatkan risiko kematian.

“WHO telah menundan sementara waktu... sementara data keamanan masih ditinjau", kata Sekjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Halaman
1234
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved