Senin, 13 April 2026

Update Corona di Nagan Raya

10 Pekerja Asal Medan akan Jalani Rapid Test Covid-19 di Nagan Raya

Sebanyak 10 pekerja asal Medan, Sumatera Utara (Sumut) akan menjalani rapid test terkait Covid-19. Pekerja tersebut baru-baru ini didatangkan...

Penulis: Rizwan | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/RIZWAN
Jubir Covid-19 Pemkab Nagan Raya, dr Dedi Apriandi. 

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Sebanyak 10 pekerja asal Medan, Sumatera Utara (Sumut) akan menjalani rapid test terkait Covid-19.

Pekerja tersebut baru-baru ini didatangkan oleh sebuah perusahaan kelapa sawit ke Nagan Raya.

Hal itu dikatakan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Nagan Raya, dr Dedi Apriandi kepada Serambinews.com, Rabu (27/5/2020).

"Benar, beliau (seorang anggota DPRK Nagan Raya) memberi tahu bahwa ada pekerja yang masuk ke sebuah perusabaan dari Medan," kata Dedi.

Dikatakannya, pihak Gugus Tugas akan melakukan rapid test dan segera mungkin.

"Kita upayakan sesegera mungkin rapid tea dan kita data traveller yang masuk ke Nagan raya, biar semuanya kita rapid test," ujar dr Dedi.

Sebelumnya diberitakan, anggota DPRK Nagan Raya, Zulkarnain telah melaporkan sebuah perusahaan perkebunan ke tim Gugus Tugas Covid-19.

Pasalnya, sebuah perusahaan sawit telah mendatangkan 10 pekerja secara diam-diam dari Medan, Sumatera Utara.

Pelaporan oleh Ketua Komisi III DPRK menindaklanjuti keresahan sejumlah pekerja lain di perusahaan tersebut terkait pandemi Covid-19, apalagi Sumut tergolong tinggi kasus corona.

Ketua Komisi III DPRK Nagan Raya, Zulkarnain mengatakan sejumlah karyawan pabrik menyampaikan hal tersebut kepada DPRM bahwa mereka sangat resah dalam beberapa hari terakhir disebabkan kedatangan 10 pekerja dari Medan.

"10 orang dari Medan masuk ke Nagan Raya dipekerjakan memperbaiki boiler di Pabrik Kelapa  Sawit," katanya.

Dikatakannya, terkait hal ini sudah menghubungi pihak perusahaan dan tim gugus agar memberlakukan protokol kesehatan kepada pendatang tersebut untuk memastikan status kesehatan para pekerja tersebut.

"Kami minta Gugus Tugas Nagan Raya segera memeriksa rapid test terhadap pendatang tersebut dan menerapkan protokol kesehatan kepada mereka. Apalagi pekerja tersebut kedatangan mereka selama ini belum dilaporkan ke gugus tugas," katanya.

Nagan Raya, kata Zulkarnain masih zona bersih,  jangan sampai akibat ulah mereka pedagang dari luar Aceh hanya mementingkan bisnisnya, Nagan Raya bisa berubah menjadi zona merah," katanya.(*)

Abrasi Laut Gerus Jalan di Pantai Naga Permai di Nagan Raya  

Dinas Lingkungan Hidup Aceh Besar Bersihkan Sampah Menumpuk, Ini Penjelasan Kadis LH

Alhamdulillah, RSUZA Banda Aceh Nihil Pasien Corona

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved