Sabtu, 18 April 2026

Berita Aceh Selatan

Berawal dari Teguran Suara Knalpot Racing Motor, Pemuda Dua Desa di Aceh Selatan Saling Serang  

Puluhan pemuda Desa Mata Ie, Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan terlibat saling serang (tawuran) dengan puluhan pemuda Desa Air Pinang....

Penulis: Taufik Zass | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Puluhan pemuda Desa Mata Ie, Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan terlibat saling serang (tawuran) dengan puluhan pemuda Desa Air Pinang, Kecamatan Tapaktuan, Rabu (27/5/2020) malam. 

 

Laporan  Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Puluhan pemuda Gampong Mata Ie, Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan terlibat saling serang (tawuran) dengan puluhan pemuda Gampong Air Pinang, Kecamatan Tapaktuan, Rabu (27/5/2020) malam.

Tidak ada korban jiwa dalam bentrokan yang terjadi secara tiba-tiba seusai shalat magrib ini, namun peristiwa ini sempat mengejutkan masyarakat.

Informasi diterima Serambinews.com, kejadian bentrokan ini diduga dipicu oleh persoalan saling ejek antar pemuda setempat. Ejekan disertai teguran itu disebut- sebut ada kaitan dengan raungan suara knalpot racing sepeda motor balapan yang membuat sakit telinga masyarakat mendengarnya.

Pemuda Desa Air Pinang kabarnya sempat di keroyok oleh pemuda Desa Mata Ie. Aksi pengeroyokan itu tak dapat diterima, lalu para pemuda Desa Air Pinang menyerang Desa Mata Ie untuk mencari pelaku pengeroyokan. Pelaku pengeroyokan pun kabarnya sempat ditemukan pada malam itu.

Tak terima kampungnya diserang puluhan pemuda Desa Air Pinang, kemudian puluhan pemuda Desa Mata Ie dengan mengendarai puluhan sepeda motor melakukan penyerangan balasan.

Beruntung, aksi balasan puluhan pemuda Mata Ie ini yang tampak memadati ruas jalan lintasan Tapaktuan – Medan hendak menuju ke Desa Air Pinang tersebut, cepat di halau oleh aparat TNI/Polri.

Berdasarkan rekaman video dan foto yang beredar luas di media sosial (Medsos), puluhan aparat TNI/Polri bersenjata lengkap terlihat di kerahkan ke lokasi menghalau puluhan pemuda kedua desa tersebut hendak terlibat bentrokan saling serang.

Sejumlah tembakan peringatan ke udara yang dilepaskan dari senjata laras panjang aparat TNI/Polri terdengar jelas. Aparat juga terlihat mengejar warga yang hendak terlibat bentrokan di atas badan jalan negara lintasan Tapaktuan – Medan.

Informasi terakhir yang diterima, kerumunan massa yang hendak melakukan aksi bentrokan dan saling serang itu berhasil di bubarkan malam itu juga. Keadaan di lokasi sudah aman dan sudah dapat dikendalikan oleh aparat TNI/Polri sehingga suasana sudah kembali normal.

Beberapa saat kejadian, Kapolres Aceh Selatan AKBP Ardanto Nugroho SIK MH, Dandim 0107 Letkol Inf R Sulistya Herlambang HB dan Plt Bupati Aceh Selatan Tgk Amran terlihat secara berturut-turut telah tiba di Desa Air Pinang, Kecamatan Tapaktuan.

Kedatangan petinggi daerah ini adalah untuk melakukan perdamaian antar kedua belah pihak. Proses upaya perdamaian yang dimediasi langsung oleh pejabat Forkopimda. Sementara, puluhan aparat TNI/Polri bersenjata lengkap terlihat masih berjaga-jaga mengamankan lokasi tersebut.

Terkait dengan kejadian itu, Kapolres Aceh Selatan AKBP Ardanto Nugroho SIK,MH yang dikonfirmasi Serambi melalui Kapolsek Pasie Raja Iptu Adrianus T SE mengaku situasi sudah normal.

"Hanya masalah anak muda dan masalahnya sudah ditangani antar perangkat," jelasnya singkat.(*)

Saling Pamer Kekuatan, China & AS Kerahkan Kapal Perang ke LCS, Dikhawatirkan Picu Perang Dunia III

George Floyd Tewas Tercekik Saat Dibekuk Polisi, 4 Orang Dipecat, Kekerasan Picu Kemarahan Warga

2 Penyebar Video Syur Mirip Syahrini Ditangkap Polisi, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved