Luar Negeri

Parlemen China Sahkan Undang-undang Keamanan Baru untuk Hong Kong, Picu Protes hingga Anti-China

Parlemen China telah mengesahkan Undang Undang Kemananan baru untuk Hong Kong.

REUTERS/TYRONE SIU
Seorang polisi anti huru-hara menembakkan senjatanya dalam demonstrasi yang berlangsung di Central, Hong Kong, di tengah pembahasan kedua aturan untuk menghukum penghina lagu kebangsaan China, pada 27 Mei 2020.(REUTERS/TYRONE SIU) 

Kenapa China lakukan ini semua?

Hong Kong sebelumnya dikembalikan kepada China dari kolonial Inggris pada 1997 namun dalam persetujuan unik, sebuah konstitusi kecil yang disebut Hukum Dasar atau prinsip "satu negara dua sistem".

Pihak daratan utama China harus melindungi beberapa kebebasan di Hong Kong seperti kebebasan berkumpul dan berbicara, peradilan yang independen dan beberapa hak-hak demokratis, semuanya tak dimiliki oleh bagian lain di daratan utama China.

Di bawah perjanjian yang sama, Hong Kong juga harus membuat hukum keamanan nasional sendiri yang diatur pada Pasal 23 Undang Undang Dasar.

Namun UU yang tak populer berarti tidak pernah dilakukan.

Pemerintah telah mencobanya pada 2003 namun harus mundur setelah protes muncul.

Kemudian, tahun lalu, protes atas Undang Undang ekstradisi berubah menjadi kekerasan dan berkembang menjadi gerakan anti-China dan pro-demokrasi yang lebih luas.

Oleh sebab itulah, karena China ingin menghindari terulangnya kerusuhan itu, mereka mengesahkan Undang Undang Keamanan baru untuk Hong Kong.

Bupati Bener Meriah Mengambil Cuti Berobat, DPW PKB Aceh Lega, Ini Harapan Irmawan

Bapak 2 Anak Setubuhi Gadis Tetangga Dipergoki Istri, Mengaku Sudah 4 Kali Karena Cinta Sama Dia

Sepeda Motor Kecelakaan di Simpang Kameng Bireuen, Ayah dan Anak Tewas

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sah! Undang Undang Keamanan Baru untuk Hong Kong Diresmikan Parlemen China", 

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved