Kamis, 9 April 2026

Luar Negeri

Arab Saudi Sterilkan 90.000 Masjid

Kementerian Urusan Islam Saudi telah mensterilkan dengan cairan disinfektan 90.000 masjid lebih. Tindakan itu dilakukan dengan cepat sebelum pembuka

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Seorang petugas menyemprotkan cairan disinfektan di salah satu masjid di Riyadh, Arab Saudi. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kementerian Urusan Islam Arab Saudi telah mensterilkan dengan cairan disinfektan  90.000 masjid lebih.

Tindakan itu dilakukan dengan cepat sebelum pembukaan kembali seluruh masjid untuk shalat Jumat, kecuali Mekkan pada hari Minggu (31/5/2020).

Kantor berita kerajaan, SPA, Jumat (29/5/2020 melaporkan masjid di Mekkah tetap ditutup sesuai perintah Menteri Urusan Islam, Abdullatif Al-Sheikh.

Pihak berwenang juga melakukan kampanye di media cetak dan sosial secara luas dalam beberapa bahasa.

Hal itu untuk memberi tahu para jamaah tentang langkah-langkah keselamatan dan prosedur selama di masjid.

Pasien Virus Corona Arab Saudi Lebih Banyak Sembuh Dibandingkan Kasus Baru

Shalat Jumat Dibuka Kembali, Warga Arab Saudi Harus Ikuti Aturan Ketat Kerajaan

Restoran Arab Saudi Manfaatkan Media Sosial Tawarkan Paket Parcel Lebaran

Seperti melakukan wudhu di rumah dan membersihkan tangan sebelum memasuki tempat-tempat ibadah.

Orang-orang disarankan untuk membaca salinan elektronik Quran dari telepon mereka sendiri.

Membawa sajadah dari rumah dan menjaga jarak dua meter antara satu sama lain.

Orang lanjut usia, orang-orang dengan penyakit kronis dan anak-anak di bawah 15 tahun dilarang ke masjid.

Sementara, Kerajaan telah melonggarkan pembatasan virus Corona .

Setelah lebih dari dua bulan warga dikurung di rumah.

Direncanakan, penerbangan domestik dilanjutkan pada hari Minggu (31/5/2020).

Sedangkan penerbangan internasional belum ada pengumuman resmi dari Kerajaan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved