Luar Negeri

AS Resmi Hengkang dari WHO, Cina Dinilai Sebagai Biang Keladi

Presiden AS, Donald Trump, Sabtu (30/5) menyatakan telah memutuskan hubungan dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

AFP/MANDEL NGAN
Presiden AS, Donald Trump menggelar pertemuan dengan para pengusaha jelang dibukanya kembali pabrik-pabrik AS di Gedung Putih, Washington, Sabtu (30/5/2020). 

Menara Miring ikon Italia dibuka kembali, sementara warga Paris berbondong-bondong ke taman yang terbuka untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan terakhir ini.

Tetapi negara-negara di Amerika Latin bersiap-siap untuk minggu-minggu sulit ke depan, terutama Brasil, di mana angka kematian melonjak 1.124 orang pada Jumat (29/5) atau rekor jumlah infeksi baru.

Tantangan pandemi yang belum pernah terjadi sebelumnya telah memberi tekanan pada WHO.
Keputusan Trump untuk mengakhiri bantuan ratusan juta dolar datang ketika badan PBB itu sangat membutuhkannya.

Trump awalnya menangguhkan dana ke WHO bulan lalu, menuduhnya tidak melakukan upaya cukup untuk membatasi penyebaran awal virus dan bersikap terlalu lunak terhadap Cina, tempat virus itu muncul akhir tahun lalu.

Pada Sabtu (30/5) dinihari, dia membuat keputusan permanen keluar dari WHO, karena AS telah menjadi kontributor terbesar ke WHO, memompa 400 juta dolar AS tahun lalu.(*)

Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved