Berita Aceh Tenggara

LP2IM Aceh Tenggara Pertanyakan Perkembangan Penyelidikan Perkara BOK Rp 24 M, Begini Jawaban PPTK

Sopian menilai pengelolaan dana BOK, dana akreditasi Puskesmas, dan dana klaim BPJS Kesehatan tahun 2018-2019 tak transparan.

For Serambinews.com
Ketua LSM LP2IM Aceh Tenggara, M Sopian Desky 

Sopian menilai pengelolaan dana BOK, dana akreditasi Puskesmas, dan dana klaim BPJS Kesehatan tahun 2018-2019 tak transparan.

Laporan Asnawi Luwi |Aceh Tenggara 

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE  -  Ketua Lembaga Pengembangan Potensi Intelektual Muda (LP2IM) Aceh Tenggara (Agara), M Sopian Desky, mempertanyakan perkembangan penyelidikan perkara dugaan korupsi. 

Perkara dimaksud, yakni penggunaan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK). 

Dana BOK tahun 2018-2019 ini untuk Puskesmas Se-Aceh Tenggara senilai Rp 24 miliar lebih.

Selain itu, ia juga mempertanyakan perkembangan penyelidikan penggunaan dana akreditasi Puskesmas dan dana klaim BPJS Kesehatan tahun 2018-2019.  

Seperti diketahui, aparat penegak hukum di Aceh Tenggara sudah pernah melakukan penyelidikan terhadap perkara Dana BOK, dana akreditasi Puskesmas, dan dana klaim BPJS Kesehatan tahun 2018-2019. 

Begitu juga dana Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) 2018.

Namun, sampai saat ini tidak ada perkembangan ke publik, sehingga pihak LSM LP2IM Aceh Teggara ini akan melaporkan dugaan korupsi ini ke Kejati Aceh atau Polda Aceh.

Sopian menilai dalam semua perkara ini, anggaran sangat besar, namun pelayanan kesehatan tak sesuai Standar Operasional Pelayanan (SOP) Kementerian Kesehatan (Kemengkes) RI.

Halaman
123
Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved