Berita Aceh Barat

Awali New Normal, Sejumlah Tokoh Padang Jawa Temu Ramah dengan PT PAAL

Berikutnya menyangkut tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) dan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

Kiriman Tgk Mustafa
Tokoh masyarakat Padang Jawa, Woyla melakukan temu ramah dan silaturrahim dengan PT Prima Agro Aceh Lestari ( PT PAAL), Sabtu (30/52020) berlangsung di Kantor Perusahaan, di Meulaboh, Aceh Barat. Foto Kiriman Tgk Mustafa 

Berikutnya menyangkut tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) dan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Sejumlah Lembaga/Paguyuban dan tokoh masyarakat Padang Jawa, Woyla melakukan temu ramah dan silaturrahim dengan PT Prima Agro Aceh Lestari ( PT PAAL), Sabtu (30/52020) berlangsung di Kantor Perusahaan, di Meulaboh, Aceh Barat.

Acara singkat itu dihadiri oleh Rumoh Umat Indonesia (RUI) diwakili oleh ketua umum, Tgk Mustafa Husen Woyla.

Lalu, Ikatan Persaudaraan Krueng Woyla (IPKW), Miftahul Hadi, S.Pd.I, Ipelmasla (Ikatan Pelajar Mahasiswa Woyla), Multazam dan, Asnawi selaku tokoh gampong Padang Jawa, Woyla, Aceh Barat.

Dalam acara lebih kurang satu jam pihak PT PAAL dihadiri oleh Basar Manulang selaku Humas, Franz Petteson, dan Yunita, membahas sejumlah hal, di antaranya, terkait proses pembagian kebun plasma untuk warga Padang Jawa.

Berikutnya menyangkut tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) dan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

"Kita juga membicarakan masalah mekanisme rekrutmen tenaga kerja," urai Tgk Mustafa selaku tokoh masyarakat Woyla dan koodinator dari temu ramah itu kepada Serambinews.com, Sabtu (30/5/2020).

Fakta-fakta Wanita Selingkuh dengan Dua Pria Sekaligus: Ngaku Tak Puas dan Tak Nafsu Lagi Sama Suami

Belajar dari Rumah Diperpanjang

Diminta Terapkan New Normal, Ini Daftar 102 Kabupaten Zona Hijau Covid-19 dari Aceh Hingga Papua

Ia menambahkan, bahwa pihak Humas PT PAAL rekrutmen tenaga kerja sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Perusahaan dan sesuai UU yang berlaku.

Dikatakannya, bahwa dari keterangan pihak perusahaan, menyangkut dengan kebun plasma disepakati mengikuti prosedur yang ada.

Seperti adanya surat tapal batas dari pihak otoritas dan adanya Memorandum of Understanding (MoU) antara Kepala Daerah, Perusahaan dan Gampong Padang Jawa.

Adapun penyaluran CSR diharapkan sementara ini disalurkan untuk pembangun mesjid dan dayah yang ada di Padang Jawa, bukan untuk personal warga karena dianggap mendesak.

"Kami kedua belah pihak sepakat saling mendukung untuk menempuh prosedur yang ada untuk memperjelas lahan yang menurut data sementara lebih kurang 50 Hektar agar warga Padang Jawa bisa menerima plasma, nantinya," tutup Mustafa yang juga jubir FPI Aceh.(*)

Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved