Breaking News:

Berita Banda Aceh

Wakil Ketua DPRA Minta Pemerintah Tunda Dulu Belajar di Sekolah Hingga Tahun 2021, Ini Alasannya

Ada beberapa hal yang mendasari Hendra mengusulkan hal itu, di antaranya untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19)

For Serambinews.com
Plt DPD II Ketua Partai Golkar Bener Meriah, Hendra Budian. 

Ada beberapa hal yang mendasari Hendra mengusulkan hal itu, di antaranya untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19)

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Aceh kembali memperpanjang kegiatan belajar dari rumah hingga 20 Juni mendatang dalam skema new normal.

Sementara Wakil Ketua DPRA dari Fraksi Partai Golkar, Hendra Budian meminta agar kegiatan belajar dari rumah dapat diperpanjang hingga tahun 2021.

Ada beberapa hal yang mendasari Hendra mengusulkan hal itu, di antaranya untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19) meskipun Aceh masuk zona kuning.

"Pemerintah sebaiknya menunda aktivitas sekolah selama pandemi Covid19. Aktivitas sekolah dimulai lagi tahun 2021, apabila kondisi telah membaik," katanya kepada Serambinews.com, Minggu (31/5/2020).

Pemkab Bireuen Surati Pimpinan Dayah

Suwon Para Tokoh Pemekaran ke Rumahnya, Ketua PA Subulussalam: Hanya Silaturahmi Biasa

Wali Kota: Tim Siaga Covid-19 Minta Gampong Perketat Kawal ODP

Menurutnya, proses belajar mengajar tetap dilaksanakan seperti sekarang dalam bentuk daring, hingga berakhirnya tahun ajaran 2019/2020.

Sementara untuk tahun ajaran 2020-2021, yang diperkirakan aktivitas belajar mengajar akan dimulai Juli 2020, Hendra meminta untuk juga ditunda dulu.

“Menurut saya proses belajar lewat daring saat ini terbukti mampu mencegah penyebaran Covid19. Kita harus jujur mengakui bahwa belum semua sekolah siap dan paham melaksanakan protokol kesehatan dalam skema New Normal," ungkapnya.

Karena itu, politisi asal Bener Meriah ini meminta Pemerintah Aceh mengambil langkah tegas untuk menunda aktivitas sekolah selama pandemi.

Banyak yang khawatir dan menyarankan agar proses belajar mengajar SMA kembali dibuka, dan sekolah SD sampai SMA yang tetap belajar lewat daring.

"Tapi menurut saya tunda saja seluruh aktivitas sekolah dari TK sampai SMA. Menghindari dan mencegah mudharat lebih baik bagi kita semua.

Keselamatan nyawa manusia harus kita tempatkan di atas segalanya," ujar dia.

Politisi muda Partai Golkar itu juga mengapresiasi langkah Universitas Muhammadiyah Aceh yang menunda aktivitas mengajar sampai tahun depan.

Ini langkah tepat untuk mencegah penyabaran Covid19.

"Saya tahu bahwa Kemendikbud sudah siap dengan semua skenario. Maka Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan dapat berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Kemendikbud dalam menyiapkan skema belajar daring sampai pandemi berakhir," pungkasnya.(*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved