Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Mahasiswa Unimal yang KKN di Matang Kruet Aceh Timur Ciptakan Tempat Hand Sanitizer Sistem Injak

Kelompok mereka beranggotakan, Ahmad Khadafi, Riska Wati, Delia Rahmi, Suryati, Siti Almunadia, Dinda Maulidar, dan Abidah Hasyim.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Sejumlah mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) yang masuk dalam kelompok 33 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Covid-19 berhasil menciptakan tempat hand sanitizer sistem injak 

Alat ini dinilai akan sangat aman bagi pengguna di tengah masa-masa pandemi Covid-19.

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Sejumlah mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) yang masuk dalam kelompok 33 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Covid-19 berhasil menciptakan tempat Hand Sanitizer sistem injak.

Alat ini dinilai akan sangat aman bagi pengguna di tengah masa-masa pandemi Covid-19.

Ketua Kelompok 33 KKN Covid-19 Unimal, Ahmad Khadafi, mengatakan selama ini mereka KKN di Desa Matang Kruet, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur.

Sedangkan kelompok mereka beranggotakan, Ahmad Khadafi, Riska Wati, Delia Rahmi, Suryati, Siti Almunadia, Dinda Maulidar, dan Abidah Hasyim.

Sedangkan Dosen Pendamping Lapangan, Defi Irwansyah ST MEng. 

Tanaman Petani di Desa Bunin Aceh Timur Dirusak Gajah

Arab Saudi Buka Kembali Semua Masjid, Jamaah Wajib Pakai Masker dan Wudhu dari Rumah

17 Tahun Bersama Persija Jakarta, Tak Ada Alasan Khusus Ismed Sofyan Pilih Nomor 14

Ahmad Khadafi mengatakan masyarakat Desa Matang Kruet sangat menjaga kesehatan dan lingkungan sekitar.

Oleh karena itu, pihaknya berinisiatif membuat alat hand sanitizer sistem injak dari pipa yang tentunya pipa ini gampang diperoleh di toko bangunan mana pun.

"Dengan alat ini, masyarakat tidak perlu lagi menyentuh langsung alat tersebut dengan tangan ketika ingin menggunakannya.

Ini merupakan salah satu cara yang efektif untuk mencegah penyebaran virus," jelas Ahmad Khadafi. 

Ahmad Khadafi juga menyebutkan sebelum menciptakan alat tersebut, mereka juga sudah melakukan beberapa program, seperti penyemprotan disinfektan, pembagian masker, sosialisasi pencegahan Covid-19. 

Termasuk penempelan brosur tata cara uci tangan yang baik dan benar dan pendataan
warga yang baru pulang dari luar daerah.

"Kemudian berbagi takjil serta program-program lainnya yang mendukung pencegahan Covid-19," pungkas Ahmad Khadafi. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved