Info Bener Meriah

Tgk Yusrol Hana Minta Masyarakat Harus Paham Antara BLT dan Ketahanan Pangan

Ada yang berkomentar kurang beretika dan tak mampu mengendalikan emosi ketika bantuan yang ia terima lebih kecil dibanding penerima lainnya.

For Serambinews.com
Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Bustanul Arifin, Tgk Yusrol Hana, SPd I, MHI 

Menurutnya, Kabupaten Bener Meriah juga ikut menjadi kabupaten terdampak Covid 19, segala cara dan upaya dilakukan oleh Pemerintah agar wabah ini tidak "menyentuh" masyarakatnya.

Misalnya mendorong warga agar berbudaya hidup bersih, menjaga social distancing dan lain sebagainya. 

Di balik program itu semua, jauh sebelum Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Aceh mencanangkan ketahanan pangan, Kabupaten Bener Meriah katanya sudah menyosialisasikan dan menghimbau tentang ketahanan pangan.

“Hal ini menurut saya dilakukan oleh Pemerintah, selain karena dampak Covid-19 juga karena adanya informasi dari BMKG tentang adanya kemungkinan kemarau panjang yang berakibat pada kekeringan.

Terkait adanya pro kontra, itu menurut saya hal yang biasa,” ungkapnya.

Lanjutnya, program ini cukup cemerlang hanya saja butuh edukasi kepada masyarakat. Kenapa butuh edukasi? 

Karena ada pro kontra dikalangan masyarakat tentang bantuan ini akibat ketidak fahaman tentang bantuan ini, belum ada benang merah yang begitu jelas membedakan antara BLT dan bantuan untuk menanam (ketahanan pangan).

Menurut hemat saya, sangat gampang membedakan antara BLT dan bantuan ketahanan pangan.

BLT merupakan bantuan yang bersumber dari dana desa. 

Bantuan BLT ini bisa dipastikan, tidak semua warga Bener Meriah bisa menerima bantuan ini. 

Halaman
123
Penulis: Budi Fatria
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved