BLT Dana Desa Banda Aceh Tersalurkan 100 Persen

eluruh gampong (desa) di Kota Banda Aceh sudah menuntaskan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap pertama

FOR SERAMBINEWS.COM
Aminullah Usman, Wali Kota Banda Aceh 

* Aminullah Apresiasi Muspika dan Keuchik

BANDA ACEH - Seluruh gampong (desa) di Kota Banda Aceh sudah menuntaskan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap pertama yang bersumber dari dana desa. Tuntasnya penyaluran BLT tersebut memberi kebang­gaan tersendiri bagi Wali Kota Banda Aceh, Aminul­lah Usman.

“Alhamdulillah, 90 gampong di sembilan ke­camatan di Banda Aceh atau 100 persen telah selesai penyal­uran BLT,” katanya, Senin (1/6/2020).

Di Banda Aceh, program bantuan khusus pemerintah kepada warga ter­dampak Covid-19 itu diberikan kepada 7.935 warga. “Masing-masing meneri­ma Rp 600 ribu, sehingga total angga­ran Rp 4,7 miliar lebih,” katanya.

Menurut Wali Kota, penyalu­ran BLT berlangsung lancar di mas­ing-masing kantor desa. Ia pun men­yampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proses penyaluran bantuan. “Saya sampaikan apresiasi dan ter­ima kasih kepada Pak Camat, Ka­polsek, Danramil, Imum Mukim, dan Keuchik semua gampong yang telah bahu-membahu menyukseskan peny­aluran dana ini.”

“Juga terima kasih kami kepada Bapak Presiden RI Joko Widodo atas kebijakannya di kala masyarakat sangat membutuhkan bantuan karena selama pandemi perekonomian ikut terpuruk,” ujarnya.

Dikatakannya lagi, se­tiap warga penerima BLT dana desa mendapatkan Rp 600 ribu per bulan selama tiga bulan. “Setelah tahap pertama ini, kita akan mem­persiapkan penyaluran BLT Dana Desa tahap berikutn­ya, yakni tahap kedua dan ketiga.”

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat di tengah pan­demi Corona. Mohon dimanfaatkan sebaik-baiknya, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok,” katanya.

Sebagai informasi, penyaluran dana desa untuk BLT bagi mas­yarakat yang terdampak covid-19 didasari oleh Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50 tahun 2020 tentang Perubahan Kedua PMK Nomor 2005 tahun 2019 tentang Pen­gelolaan Dana Desa.

Pembayaran BLT dana desa kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dilaksanakan selama enam bulan. BLT dana desa dianggarkan dalam APBG/Des 2020 berdasarkan kebutuhan masing-masing desa. Penerimanya pun tidak boleh tump­ang tindih dengan Program Keluar­ga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Selama tiga bulan pertama, setiap keluarga akan menerima Rp 600 ribu. Sedangkan untuk tiga bulan berikutnya, alokasi BLT dana desa dikurangi setengahnya, yakni Rp 300 ribu per keluarga per bulan.(*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved