Minggu, 3 Mei 2026

Luar Negeri

Dokter Arab Saudi Dikarantina, Usai Sembuh Tinggalkan Pesan Menakjubkan

Seorang dokter Arab Saudi yang harus menjalani karantina di satu kamar hotel meninggalkan pesan menakjubkan

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Foto: ArabNews
Omar Hafiz meninggalkan catatan untuk pasien berikutnya yang akan dikarantina di kamar hotel sebagai pengingat 'hari ini akan berlalu dan akan segera menjadi kenangan.' 

SERAMBINEWS.COM, MEKKAH - Seorang dokter Arab Saudi yang harus menjalani karantina di satu kamar hotel meninggalkan pesan menakjubkan.

Dia harus berdiam seorang diri selama berminggu-minggu dalam isolasi di kamar hotel di Jeddah setelah dites positif virus Corona baru, COVID-19.

Dua  meninggalkan pesan inspirasional untuk orang berikutnya yang akan dikarantina di sana.

Omar Hafiz menulis:

“Jangan menyerah, teman.”

“Hari-hari ini akan berlalu dan akan segera menjadi kenangan.”

“Virus akan pergi dan Anda akan tinggal.”

“ Saya berharap Anda mendapatkan isolasi yang bahagia.”

Dia menandatanganinya dengan nama: "seorang mantan pria yang terisolasi."

Virus Corona Arab Saudi 87.142 Orang

Rusia Temukan Vaksin Virus Corona, Dikirim ke Arab Saudi Sebelum Diproduksi Massal

Arab Saudi Resmi Buka Masjid, Jamaah Diskrining, Shalat Berjamaah Berjarak Dua Meter

Dokter Arab Saudi, Omar Hafiz
Dokter Arab Saudi, Omar Hafiz (Foto: ArabNews)

Hafiz dikarantina di hotel setelah dites terinfeksi virus Corona baru.

Pada awalnya, dia hanya sakit kepala dan kelelahan.

Tetapi gejala lain cepat berkembang, termasuk suhu tubuh tinggi dan batuk-batuk.

Dia juga menularkan virus kepada ibunya dan dua saudara kandungnya, yang harus dirawat di rumah sakit.

Hafiz mengirim pesan secara emosional kepada ibunya dengan mengatakan:

 "Saya harap Anda bangga pada saya karena menjadi salah satu dari orang-orang yang telah melayani masyarakat.”

“Bersama dengan rekan-rekan saya, mempertaruhkan hidup mereka dan orang-orang dari keluarga mereka untuk melayani negeri ini,” katanya.

Itu adalah cobaan yang panjang dan sulit.

Tetapi Hafiz dan keluarganya sedang menuju pemulihan.

Mereka dibebaskan tiga hari yang lalu atau Kamis (28/5/2020) dan telah kembali ke rumah mereka di Al-Marwa.

Tetapi, mereka akan tetap terisolasi sampai sepenuhnya pulih, tanpa risiko menularkan penyakit kepada orang lain.

Terlepas dari pengalaman yang sulit, Hafiz kepada Arab News, Senin (1/6/2020) mengatakan tetap positif sepanjang hidup.

Dia juga tidak pernah ragu, karena keluarganya akan memenangkan perjuangan melawan penyakit dan kembali ke kehidupan normal.

Dia masih menganggap pekerjaannya di garis depan melawan virus sebagai layanan untuk negara.

Dia berencana kembali bekerja segera setelah semuanya aman.

Dia dan rekan-rekannya akan terus melakukan segala yang mereka bisa untuk melawan virus, tambahnya.

Hafiz juga menyoroti pentingnya langkah-langkah pencegahan yang diperkenalkan oleh Departemen Kesehatan dan otoritas lain untuk melindungi orang dan menyelamatkan hidup.

Dia mendesak orang-orang untuk tidak tertekan atau tidak bahagia, karena jam malam atau pembatasan lain untuk melindungi mereka dan keluarga mereka.

Bagian terburuk dari pekerjaannya selama pandemi, katanya, adalah melihat orang sakit parah di rumah sakit.

Hal itu akibat kelalaian mereka sendiri atau kegagalan untuk mematuhi langkah-langkah untuk mencegah penyebaran penyakit.

Banyak dari orang-orang ini menularkan virus kepada orang-orang yang dicintai dan teman-teman.

Kemudian juga menghadapi jalan panjang menuju pemulihan atau, dalam beberapa kasus, perjuangan untuk hidup mereka berakhir, tutupnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved