Lion Kembali Layani Penerbangan ke Aceh

Maskapai penerbangan Lion Air kembali melayani penerbangan ke Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar

DOK ANGKASA PURA I VIA TRIBUNNEWS

* Puluhan Penumpang Gagal Berangkat

BANDA ACEH - Maskapai penerbangan Lion Air kembali melayani penerbangan ke Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar. Senin (1/6/2020) kemarin merupakan penerbangan perdana maskapai tersebut setelah Lebaran Idul Fitri.

Namun informasi yang diperoleh Serambi, sekitar 25 penumpang Lion Air kemarin gagal berangkat dari Bandara SIM meskipun sudah memiliki tiket. Sebagian besar membatalkan keberangkatan karena ketiadaan rute penerbangan berikutnya, dan sisanya dibatalkan oleh pihak maskapai karena ketidaklengkapan dokumen perjalanan.

Untuk penumpang yang mengajukan pembatalan, jumlahnya mencapai 19 orang. Mereka merupakan pekerja/buruh konstruksi asal Pulau Jawa yang ingin kembali ke Surabaya. Sementara Lion Air terbang hanya sampai ke Kualanamu, Sumatera Utara. Dari Kualanamu, penerbangan lanjutan ke Pulau Jawa tidak tersedia.

PIC Branch Corporate Communication Bandara SIM, Fahmi Rezki, kepada Serambi kemarin mengatakan, Lion Air terbang dari Kualanamu dan mendarat di Bandara SIM sekitar pukul 08.30 WIB. Pesawat kembali berangkat ke Kualanamu sekitar pukul 09.10 WIB.

"Tadi pesawatnya dari Medan dan balik ke Medan. Ini perdana rute ke Medan setelah lebaran, karena biasanya Garuda ke Jakarta tanpa transit. Penumpangnya tadi masih banyak pekerja yang sebelumnya tertahan nggak bisa balik," ujar Fahmi.

Karena ada sebagian penumpang yang gagal berangkat, saat kembali ke Kualanamu, Lion Air hanya mengangkut 22 penumpang. Sebelumnya saat terbang ke Aceh, penumpang yang diangkut sebanyak 56 orang. Fahmi mengatakan, terhadap mereka yang batal berangkat itu selanjutnya melakukan penjadwalan ulang atau reschedule.

Rencana awal, lanjut dia, pada Selasa (2/6/2020) hari ini Lion Air akan kembali melayani rute penerbangan Banda Aceh-Medan, dengan jadwal yang sama. Namun semalam pihak Lion melakukan pembatalan, sehingga sampai saat ini belum ada jadwal tetap untuk penerbangan ke Kualanamu.

“Selama ini memang ada beberapa maskapai yang membatalkan jadwal penerbangan yang sudah ditentukan. Hal itu karena minimnya penumpang, sehingga tidak mampu membiayai operasional pesawat,” imbuhnya.

Fahmi, melanjutkan, sejak diizinkan kembali penerbangan dalam masa darurat Covid-19 ini, Lion Air baru dua kali terbang ke Aceh, pertama pada 18 Mei lalu, dan yang kedua pada Senin kemarin dengan mengangkut 22 penumpang.

“Selama ini di Bandara SIM yang rutin melakukan penerbangan yaitu Garuda Indonesia, kini jadwalnya tiga kali seminggu yaitu Rabu, Jumat dan Minggu,” sebut Fahmi Rezki.(mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved