Breaking News:

Jurnalisme Warga

Merayakan Idulfitri di Tengah Pandemi Covid-19

GEUDAM-GEUDUM tambo ka dipeh, tanda ka jadeh uroe raya. (Gedam-gedum beduk dipukul, tanda sudah jadi berhari raya)

Merayakan Idulfitri di Tengah Pandemi Covid-19
IST
ZULKIFLI, M.Kom., Akademisi Universitas Almuslim Peusangan, melaporkan dari Matangglumpang Dua, Bireuen

Nah, agar gaung suara geudham-geudum suara tambo untuk menyemarakkan silaturahmi tetap bergema di tiap kampung, mari kita ikuti protokol kesehatan demi mengantisipasi virus corona sebagaimana anjuran pemerintah. Jangan biarkan kemeriahan Idulfitri yang penuh kekeluargaan dan silaturahmi ini layu dan redup hilang dalam kerongkongan corona.

Geudam-geudum tambo ka dipeh,  tanda kajadeh meuuroe raya, tetap bergema dalam dekapan persaudaraan. Mari kita rayakan kemeriahan hari raya ini dengan tetap menjaga jarak, jangan bersalaman berlebihan, apalagi berpelukan, atau cipika-cipiki, dan jangan lupa cuci tangan, serta pakai masker.

Walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19, melalui momentum perayaan Idulfitri 1441 H ini meski tak bisa menyapa secara langsung, tetapi marilah kita kuatkan spirit silaturahmi dan tetap saling memaafkan.

Bagi yang bertahan di perantauan, walaupun tanpa timphan dan meuseukat buatan orang tua atau mertua, manfaatkanlah berbagai media komunikasi untuk saling menyapa sehingga silaturahmi dan persaudaraan tetap terjaga. Mari kita berdoa semoga wabah ini cepat berlalu, sehingga kita bisa kembali ke kondisi new normal life atau tatanan kehidupan normal yang baru. Selamat Idulfitri 1441 H, mohon maaf lahir dan batin.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved