Breaking News:

Banjir di Bireuen

Saluran Irigasi di Cureh Bireuen Jebol, Begini Kondisinya

Jebolnya saluran irigasi menjadi penyebab banjir luapan yang merendam 17 rumah di Cureh/Geulanggang Gampong, Kota Juang, Bireuen.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Banjir luapan yang disebabkan jebolnya saluran irigasi, sehingga air meluap ke perkampungan warga di Dusun Barat, Desa Cureh/Geulanggang Gampong, Kota Juang Bireuen. 

Laporan Yusmandin Idris  | Bireuen

SERAMBINEWS.COM - Tebing saluran irigasi di ruas jalan ke pasar Induk Cureh/Geulanggang Gampong, Kota Juang Bireuen yang rusak sejak sebulan lalu dan menjadi penyebab banjir luapan mengakibatkan 17 rumah tergenang di Cureh/Geulanggang Gampong, Selasa (02/06/2020) segera ditangani.

Kepastian ditangani secara darurat disampaikan Plt Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bireuen, Fadhli Amir ST kepada Serambinews.com  setelah bersama Plt Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi, Kepala BPBD Teguh Mandiri Putra SSTP melihat penyebab terjadinya banjir luapan di kawasan itu.

Kerusakan tebing saluran kata Fadhli yang menyebabkan terjadi banjir luapan ditangani darurat oleh BPBD Bireuen.

“Mereka sedang melakukan pengukuran dan proses administrasi serta ditangani segera agar tidak terjadi banjir luapan berikutnya,” ujar Fadhli.

Amatan Serambinews.com, banjir luapan yang menyebabkan 17 unit rumah tergenang sebagian warga terpaksa mengungsi sementara waktu disebabkan dinding saluran jebol pada dua titik.

Air saluran Paya Peuraden meluap ke areal persawahan, kemudian ke perkampungan warga di Dusun Barat, Desa Cureh, Kota Juang Bireuen.

Ketinggian air pagi tadi mencapai 40 cm dan pada tempat tertentu mencapai 1 meter, hingga sore mulai surut, namun cuaca masih mendung, bila hujan turun lagi dipastikan terjadi lagi banjir luapan.

Perangkat desa dan warga mengharapkan dinas terkait untuk segera memperbaiki dinding saluran yang jebol, bila tidak diperbaiki secepatnya kemungkinan terjadi banjir luapan lagi.

“Sekarang sedang musim hujan, terjadi banjir luapan karena saluran rusak, dikhawatirkan terjadi banjir luapan berikutnya,” ujar  Akmal selalu Keuchik Cureh kepada Serambinews.com.(*)

Warga Minta Jalan dan Tanggul Irigasi Ambruk di Pasar Induk Cureh Segera Diperbaiki, Ini Alasannya

Pemerintah Aceh Desak Segera Tuntaskan Pembangunan Jalan Kuala Baru-Buluseuma

Tuding Tidak Transparan, Warga Kuala Langsa Demo Kantor Keuchik Lalu Mengadu ke DPRK  

Sekelompok Monyet Ini Terapkan Social Distancing atau Jaga Jarak Saat Diberi Makan

TKA Cina Digaji Rp 434,5 Juta, Pekerja Lokal Indonesia Hanya Rp 43 Juta

Illiza Saaduddin Djamal Minta Menpora Terbitkan Protokol Baku Seluruh Cabang Olahraga

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved