Breaking News:

Berita Luar Negeri

20.000 Ton Minyak Diesel Tumpah, Presiden Rusia Umumkan Status Darurat Nasional

Tumpahan diesel itu terjadi ketika reservoir bahan bakar di pembangkit listrik di dekat Kota Norilsk runtuh pada hari Jumat (29/5/2020).

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
THE GUARDIAN
Tumpahan minyak diesel di Sungai Rusia 

Hal itu setelah sebuah informasi yang mengkhawatirkan muncul di platform media sosial.

Putin mengatakan dia setuju bahwa keadaan darurat nasional diperlukan untuk mengerakkan lebih banyak sumber daya, dalam upaya pembersihan tumpahan minyak itu.

Pasca Lebaran Idul Fitri, Banyak Warga Gadai Emas

Tumpahan minyak diesel di Sungai Rusia
Tumpahan minyak diesel di Sungai Rusia (Marine Rescue Service/THE GUARDIAN/AFP/Getty Images)

Komite investigasi Rusia mengumumkan telah menurunkan tiga tim investigasi ke dalam kasus ini.

Komite itu juga telah menahan seorang karyawan dari pembangkit listrik tersebut.

Alexei Knizhnikov dari World Wildlife Fund (WWF) mengatakan kelompok lingkungan adalah orang yang memberitahu spesialis pembersihan setelah mengkonfirmasi kecelakaan melalui sumbernya.

Donald Trump Ultimatum Arab Saudi, Minta Pangkas Produksi Minyak, Atau AS Tarik Dukungan Militer

Vladimir Putin Ucapkan Selamat Idul Fitri, Ini Berpesannya untuk Muslim Rusia

127 Wartawan di Seluruh Dunia Meninggal karena Tertular Covid-19

"Ini adalah volume tumpahan minyak yang sangat besar," katanya.

"Sulit bagi mereka untuk membersihkannya atau membendungnya," sambungnya.

Knizhnikov mengatakan volume tumpahan minyak ini jauh lebih besar daripada tumpahan Kerch tahun 2007 lalu, yang tumpah 5.000 ton minyak.

Pada saat itu tumpahan di selat Laut Hitam adalah yang terbesar di Rusia.

Tumpahan minyak di selat Laut Hitam memerlukan intervensi militer dan ratusan sukarelawan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved