Breaking News:

Berita Luar Negeri

20.000 Ton Minyak Diesel Tumpah, Presiden Rusia Umumkan Status Darurat Nasional

Tumpahan diesel itu terjadi ketika reservoir bahan bakar di pembangkit listrik di dekat Kota Norilsk runtuh pada hari Jumat (29/5/2020).

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
THE GUARDIAN
Tumpahan minyak diesel di Sungai Rusia 

Knizhnikov mengatakan bahan bakar diesel lebih ringan dari minyak, sehingga cenderung menguap daripada tenggelam.

Orang Misterius Semprot Masjid dengan Cairan Berasap, Diduga Air Keras

Ancaman Meningkat, Taiwan Luncurkan Deretan Mesin Perang Canggih untuk Hadapi Agresivitas China

Tak Ingin Taiwan Merdeka, China Siapkan Opsi Serangan Militer

Namun ia mengatakan bahwa diesel itu lebih beracun untuk dibersihkan.

Sungai Ambarnaya tercemar akibat dari tumpahan itu akan sulit untuk dibersihkan, karena sungai itu terlalu dangkal.

Sehingga, kapal tongkang dan lokasi kejadian yang terpencil tidak bisa dilalui kapal besar, kata para pejabat kepada Putin.

Menteri lingkungan Rusia, Dmitry Kobylkin, mengatakan dia pikir membakar bahan bakar, yang disarankan beberapa orang terlalu berisiko.

“Ini situasi yang sangat sulit. Saya tidak bisa membayangkan membakar begitu banyak bahan bakar di wilayah Arktik ... api yang sangat besar di daerah itu akan menjadi masalah besar,” ujarnya. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Viral Video Pria Tampar Wanita Petugas SPBU, Diduga tak Terima Ditegur Karena Serobot Antrian

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved