Donald Trump Berlakukan Darurat Sipil di Sejumlah Kota untuk Cegah Kerusuh Meluas

Aksi unjuk rasa di Amerika Serikat terkait kematian pria kulit hitam, George Floyd, memasuki hari kedelapan dan belum ada tanda-tanda surut.

EPA/SHAWN THEW VIA ANADOLU AGENCY
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump ke luar dari kampus dekat Gedung Putih. Dia berjalan ke Gereja St. Johns dengan Alkitab yang dia pegang. Trump kemudian berdiri dan berfoto di depan gereja untuk waktu yang singkat dan tidak masuk ke dalam gereja bersejarah yang dibakar massa itu. Dia kembali ke Gedung Putih di bawah pengamanan ketat. 

Dari Los Angeles dilaporkan, pengunjuk rasa tetap berada di luar kediaman wali kota, bahkan hingga jam malam berlaku.

Polisi akhirnya tiba untuk menangkap pengunjuk rasa dan membawa mereka pergi.

Kementerian Luar Negeri RI menyebut tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak unjuk rasa di AS.

 “Hingga saat ini tidak ada WNI yang terdampak demonstrasi di lebih dari 140 kota di AS,”

kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha, di Jakarta, Rabu (3/6/2020).

Berdasarkan data Kemlu, terdapat 142.141 WNI tinggal menetap di AS.

Untuk memastikan keselamatan dan keamanan seluruh WNI, enam perwakilan RI di AS telah memperluas komunikasi dengan berbagai komunitas masyarakat Indonesia termasuk melalui pertemuan secara daring.

“Alhamdulillah, kondisi warga negara kita baik dan aman, termasuk akses mereka terhadap jaringan kesehatan di AS,” tutur Judha.

Pendemo tewas

Di tengah aksi unjuk rasa muncul berbagai laporan mengenai kekerasan yang dilakukan polisi terhadap pengunjuk rasa.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved