Breaking News:

Lanal Dumai Amankan 23 Warga Aceh, 15 Orang Lolos

Aparat TNI dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai Lantamal I, Koarmada I beserta personel Kodim/0320 Dumai mengamankan 23 orang

HUMAS KODIM ABDYA
Letkol Czi M Ridha Has 

BLANGPIDIE - Aparat TNI dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai Lantamal I, Koarmada I beserta personel Kodim/0320 Dumai mengamankan 23 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sepang Malaysia yang masuk ke Kota Dumai secara ilegal. Para TKI tersebut merupakan perantau dari Aceh yang selama ini bekerja di Malaysia.

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Dumai, Kolonel Laut (P) Himawan menyampaikan bahwa pengamanan tersebut dilakukan usai mendapatkan laporan dari masyarakat sekitar. "Diduga dampak dari pemberlakuan lockdown Negara Malaysia," ujar dia melalui keterangan resminya, Selasa (2/6/2020).

Lockdown yang sedang diberlakukan Malaysia katanya, diduga mengakibatkan banyak TKI kehilangan pekerjaan dan akhirnya membuat mereka memaksakan diri untuk kembali ke Indonesia.

Informasi yang diperoleh Serambi dari grup WhatsApp, mengutip keterangan dari Lanal Dumai, disebutkan bahwa jumlah total TKI asal Aceh yang pulang berjumlah 38 orang. Namun dari jumlah itu hanya 23 orang yang berhasil diamankan, sedangkan sisanya sebanyak 15 orang berhasil lolos.

Ke-38 TKI itu berangkat dari Sepang (Malaysia) sekitar pukul 21.00 WIB. Mereka berangkat menggunakan speed boat berwarna putih bermesin dua, dengan daerah tujuan Riau. Untuk pemulangan ini, setiap orang dikutip biaya sebesar Rp 6 juta.

Sekitar pukul 24.00 WIB, para TKI tiba dan diturunkan di daratan Pantai Selingsing, Dumai. Selanjutnya mereka dibawa menggunakan mobil Colt Diesel dan diturunkan di daerah Teluk Makmur. Para TKI kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki kurang lebih sekitar 3 kilometer, sebelum kemudian diamankan masyarakat di Jalan Sukamaju, Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai.

Dalam laporan itu disebutkan adanya sebanyak 23 TKI yang diamankan, dan seluruhnya laki-laki. Sementara 15 orang lainnya berhasil lolos. Mereka yang diamankan, sebanyak 8 orang tercatat dari Aceh Barat Daya, 11 orang dari Aceh Selatan, 2 dari Nagan Raya, 1 dari Aceh Timur, dan 1 dari Aceh Utara.

Mereka kemudian dibawa menuju Hotel Mayang Suri yang ditunjuk sebagai tempat penampungan sementara. Komandan Lanal Dumai, Kolonel Himawan seperti dilansir Antara mengatakan, dari hasil pemeriksaan terhadap barang bawaan, tidak ditemukan adanya barang terlarang. Para TKI selanjutnya diserahkan ke Tim Gugus Tugas Covid-19 Dumai untuk dilakukan penanganan lebih lanjut berupa pengecekan kesehatan dan karantina selama 14 hari, sebelum menuju daerah asal.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Dumai, mengatakan, para TKI yang merupakan warga Aceh itu akan dilakukan pemeriksaan rapid test. Langkah itu untuk memastikan kesehatan sebelum dipulangkan ke kampung halaman. "Jika dalam pemeriksaan rapid test di antara mereka ditemukan reaktif Covid-19, maka akan dilakukan perawatan dan pemeriksaan lanjutan PCR," ujarnya.

Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Abdya, Letkol Czi M Ridha Has ST MT saat dihubungi Serambi, Rabu (3/6/2020), mengaku juga telah mendapat informasi tersebut. “Ada info sementara seperti itu (sejumlah TKI, antara lain dari  Abdya diamankan di Dumai), tapi belum jelas,” ujar dia. “Info awal tersebut sedang kita lacak dimana keberadaan mereka,” tambah Dandim 0110 Abdya ini.

Berikut nama-nama mereka yang diamankan. Dari Abdya yaitu Irwansyah (37), Putra Safrianto (28), Rauzani (23), Feri Hariansyah (24), T Iskandar Muda (20), Marzuki (39), Syafruddin (23), dan Radinal (24). Berikutnya dari Nagan Raya Muhammad Yani (27) dan Samsuardi.

Dari Aceh Selatan, Harmadi (37), Izariadi (22), Adi Azhari (31), Budi Irawan (29), Muktaruddin (27), Khairul Muspikat (31), Khairudin (22), Ahmad Humaidi (23), Juwani (39), Narjib (23), dan Syahrial (22). Dari Aceh Timur Wahidir (31) dan dari Aceh Utara tercatat atas nama  A Yani (37).(cnn/ant/nun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved