Breaking News:

Kabar Bireuen

Abu Tumin: Pencegahan Covid-19 di Dayah Sudah Terukur

Saat ini para santri sudah kembali belajar di dayah, dan secara berkala dipantau kesehatannya.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
FOTO KBR
Plt Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi, Kadis Pendidikan Dayah Aceh Usamah SAg MM, istri Plt Gubernur Aceh Dr Ir Dyah Erti Idawati MT, saat silaturahmi ke rumah Abu Tumin di Blang Bladeh, Jeumpa, Kamis (04/06/2020) sore. 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM - Pelaksanaan pencegahan penyebaran Covid-19 di dayah/pesantren, di Bireuen  telah terukur baik dengan cara berinteraksi santri maupun pendidikan telah diprogramkan pimpinan lembaga mendidik ilmu agama tersebut.

Hal itu disampaikan Abu Tumin Blang Bladeh kemudian meminta Plt Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi  untuk menyampaikan hal tersedut dalam pertemuan di rumah Abu Tumin yang juga dihadiri  Kadis Pendidikan Dayah Aceh Usamah SAg MM  serta istri Plt Gubernur Aceh Dr Ir Dyah Erti Idawati MT, saat silaturahmi, Kamis (04/06/2020) sore.

Muzakkar menambahkan,  berkaitan dengan pelaksanaan pendidikan di dayah/pesantren, setelah menerima surat dari Gubernur Aceh, surat Bupati Bireuen kemudian diserahkan ke ulama di dayah seperti Tu Sop Jeunieb, Waled Nu, Abu Tumin dan pimpinan dayah.

Saat ini dari sisi sosial bagi santri sudah masuk kembali mereka dapat berinteraksi di dalam dayah.

"Untuk upaya pencegahan Covid-19 di dayah sudah terukur dengan pendidikan di programkan," jelas Muzakkar. Sedangkan untuk pelaksanaan antisipasi Covid-19 di dayah/pesantren di Bireuen, mulai dari tanggal 2 Juni 2020, santri yang kembali masuk ke dayah harus melalui protokol kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan bagi santri juga rombongan mengantar dilakukan petugas Puskesmas dijajaran Dinas Kesehatan dan RSUD dr Fauziah Bireuen dan sampai saat ini terus berlangsung.

"Dari sisi sering disampaikan para ulama dalam beberapa pertemuan, bahwa dari sisi pelaksanaan keagamaan, kegiatan dilakukan santri juga merupakan bagian mengantisipasi penyebaran Covid-19 itu sendiri," sebut Plt Bupati.

Seperti shalat lima waktu, shalat dhuha dan shalat tahajud, berdoa atau berzikir. "Ini referensi kami dengar dari ulama dan terimakasih kepada Gubernur Aceh, santri sudah kembali belajar, dan secara berkala terus kami pantau kesehatan anak-anak di dayah," pungkas Muzakkar A Gani.(kbr)

Sempat Bergoyang & Terparkir Lama, Ternyata di Dalam Mobil Ditemukan Sepasang PNS yang Nyaris Tewas

Atlet Wanita Abu Dhabi Pecahkan Rekor Dunia Angkat Besi dengan Botol Aqua dan Tas Sekolah

Pandemi Corona Belum Usai, Bagaimana Nasib SKB CPNS Jika Tak Bisa Digelar Agustus-September 2020?

VIDEO - Lagu Kekeyi yang Trending di Youtube Dihapus, Diduga Melanggar Hak Cipta

Nanti Malam Gerhana Bulan, Tim Falak IAIN Lhokseumawe tak Lakukan Pengamatan, Ini Sebabnya

Luar Biasa, Bocah Kenya Berusia Sembilan Tahun Terima Penghargaan dari Presiden

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved