Breaking News:

Berita Nagan Raya

Sengketa Lahan Puskesmas Beutong, Nagan Raya, Ini Putusan PN Suka Makmue

Kasus gugatan terhadap lahan Puskesmas Beutong sudah dibacakan putusan. "Gugatan penggugat ditolak. Saat ini banding," katanya.

Dok. Humas Pemkab Nagan Raya
Sidang putusan sengketa lahan Puskesmas Beutong, Nagan Raya di PN Suka Makmue, Selasa (2/6/2020). 

"Gugatan penggugat ditolak. Saat ini banding," katanya.

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Kasus gugatan yang dilayangkan warga terhadap lahan Puskesmas Beutong Nagan Raya yang bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Suka Makmue, sudah dibacakan hasil putusan pada 2 Juni 2020.

Majelis hakim PN menolak gugatan yang diajukan warga asal Beutong, dengan tergugat Bupati/ Pemkab Nagan Raya.

Informasi diperoleh menjelaskan, sidang dipimpin Hakim Ketua, Ngatemin SH HM dengan Hakim Anggota, Rosnainah SH MH dan Edo Juniansyah SH MH menyatakan, gugatan para penggugat ditolak untuk seluruhnya.

Dalam pertimbangan hukum majelis hakim menyatakan, para penggugat tidak dapat membuktikan dalil-dalil gugatan.

Sehingga gugatannya harus ditolak.

Meski Masuk Zona Merah, Lhokseumawe Sudah 12 Hari Nol ODP dan Nol PDP

Humas PN Nagan Raya, Edo Juniansyah dikonfirmasi Serambinews.com, Jumat (5/6/2020) mengakui, bahwa kasus gugatan terhadap lahan Puskesmas Beutong sudah dibacakan putusan.

"Gugatan penggugat ditolak. Saat ini banding," katanya.

Sementara itu, menanggapi putusan tersebut, tim kuasa hukum Bupati Nagan Raya, Said Atah SH MH, Agus Jalizar SH MH, Abdul Hadi SH dan Zulfika SH menyambut baik putusan tersebut.

Karena dinilai telah sesuai dengan fakta dan bukti dalam persidangan yang telah ajukan.

"Kami mengapresiasi putusan majelis hakim PN Suka Makmue. Objek sengketa dan Puskesmas Beutong merupakan aset Pemda Nagan Raya sangat bermanfaat untuk pelayanan kesehatan masyarakat," kata Said Atah.

Seperti diketahui, perkara tersebut berawal dari klaim dari beberapa warga Beutong terhadap lahan lokasi Puskemas Beutong merupakan milik mereka.

Berdasarkan peninggalan suami dan orangtuanya.

Namun Pemkab Nagan Raya menyatakan, tanah dan bangunan Puskemas tersebut merupakan aset Pemkab Nagan Raya.

Diperoleh dari pelimpahan aset dari Kabupaten Aceh Barat, ketika pemekaran kabupaten.

Sementara  Puskemas, didirikan sejak tahun 1974 dan telah diselesaikan terkait kepemilikan tanahnya. (*)

BMKG: Cuaca di Barat Selatan Aceh Cerah Berawan, Gelombang Laut Capai 3 Meter

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved