Berita Kurban

Anda Kehilangan Pekerjaan? ACT Buka Peluang Menjadi Agen Filantropi Kurban

“Di Aceh tidak sedikit orang terkena PHK. Menjadi agen filantropi adalah peluang meningkatkan ekonomi pribadi maupun keluarga."

ACT Aceh/For Serambinews.com
Kepala ACT Aceh, Husaini Ismail. 

“Di Aceh tidak sedikit orang terkena PHK. Menjadi agen filantropi adalah peluang meningkatkan ekonomi pribadi maupun keluarga."

Laporan Nasir Nurdin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Global Qurban (GQ) – Aksi Cepat Tanggap (ACT) menargetkan perekrutan100.000 orang di seluruh Indonesia menjadi agen filantropi kurban yang akan diterjunkan sebagai pendakwah untuk mengajak umat Islam menunaikan ibadah kurban.

Kepala ACT Aceh, Husaini Ismail menuturkan, dibukanya rekrutmen agen filantropi kurban merupakan kesempatan lapangan kerja bagi mereka yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pandemi Covid-19.

“Di Aceh tidak sedikit orang terkena PHK. Menjadi agen filantropi adalah peluang meningkatkan ekonomi pribadi maupun keluarga. Anak muda bisa memanfaatkan kesempatan ini,” kata Husaini di Banda Aceh, Jumat (5/6/2020).

Ia menambahkan, selain ibadah muakkadah, kurban juga menjadi solusi permasalahan ekonomi umat. Salah satunya dengan membuka peluang menjadi agen filantropi.

Menurutnya, jika satu individu berkolaborasi dalam program kurban ini, individu lain juga akan ikut merasakan manfaatnya.

Satpol PP Kejar PNS Dengan Parang dan Bacok, Ini Masalahnya

PSSI Pecat Delapan Orang di Kesekjenan, Plt Sekjen Masih Bungkam

Para penjual kurban yang melapak di pinggir jalan pun akan ikut diberdayakan. Sebab, pandemi ini tentunya menyulitkan mereka untuk berdagang seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dalam pelaksanaannya, lanjut Husaini, GQ – ACT membeli langsung hewan kurban dari peternak agar mereka terberdayakan.

Dengan cara itu, mata rantai pembelian hewan kurban yang menyebabkan hewan kurban mahal pun terputus. Sehingga para pekurban melalui GQ – ACT bisa mendapatkan kepastian harga hewan kurban. 

Halaman
12
Penulis: Nasir Nurdin
Editor: Nasir Nurdin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved