Breaking News:

Empat Remaja Lubok Gapuy Terseret Arus

Empat remaja warga Gampong Lubok Gapuy, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, terseret arus saat mandi-mandi di Laut Riting

FOTO EVA/AKTIVIS 1998
Masyarakat bersama Alumni Aktivis 1998 ketika menyelamatkan Raisa Fernanda (12), salah seorang korban yang terseret arus di laut Riting, Kecamatan Leupung, Aceh Besar, Minggu (7/6/2020) sekitar pukul 14.30 WIB. 

* Tiga Selamat, Satu Masih Hilang

* Saat Mandi-mandi di Pantai Riting

JANTHO - Empat remaja warga Gampong Lubok Gapuy, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, terseret arus saat mandi-mandi di Laut Riting, Kecamatan Leupung, Minggu (7/6/2020) sekitar pukul 14.30 WIB. Tiga korban berhasil diselamatkan, sedangkan satu lainnya masih hilang.

Informasi yang diperoleh Serambi di lokasi kejadian menyebutkan, sebelumnya ada satu korban yang terseret arus, yaitu Raisa Fernanda (12).

Pada saat Raisa tengah diseret arus, kejadian itu dilihat oleh Reza Fahlevi (13), yang tak lain adalah sepupu Raisa.  Ketika Reza Fahlaevi sedang berusaha menyelamatkan Raisa, ternyata dua rekan mereka yang juga ikut ke pantai, yakni  M Zaki (15) dan Farel Fahrezi (13) tergerak untuk ikut menyelamatkan. 

Dari keempat remaja yang terseret arus dan berusaha untuk saling menyelamatkan tersebut, Raisa, Farel, dan M Zaki  yang berhasil diselamatkan dan langsung dilarikan ke Puskesmas Lhoknga. Bahkan M Zaki yang turut mengalami shock dan sempat dirawat di Puskesmas Lhoknga, langsung dibawa pulang oleh pihak keluarganya.

Sementara untuk korban Reza Fahlevi yang dilaporkan hilang terseret arus, langsung dilakukan pencarian melibatkan petugas dari Kantor SAR Banda Aceh, BPBD Aceh Besar, TNI dan Polri, serta sejumlah pihak lainnya, termasuk dari keluarga korban yang ada di lokasi kejadian.

Mulyadi Makmuman, seorang saksi mata di lokasi kejadian mengatakan, saat remaja itu terseret arus sempat terlihat oleh seorang warga yang sedang memancing dan berusaha menyelamatkan, namun tidak berhasil. "Kami melihat remaja perempuan itu terseret menjauh dari tebing. Saya bersama dua teman lainnya berusaha membantu namun baru bisa kami lakukan ketika ombak ke empat, saat remaja perempuan itu mendekat ke pinggir," ujarnya.

Remaja perempuan yang bernama Raisa Fernanda itu berhasil diselamatkan, namun sepupunya Reza Fahlevi masih dilaporkan hilang. Waktu itu, kata Mulyadi, dia bersama teman-temannya sesama Alumni Aktivis 1998 sedang berkumpul di Pantai Riting. Untuk ketiga remaja yang berhasil diselamatkan kondisinya semakin membaik, kata seorang sumber medis.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Riki Kurniawan, melalui Kapolsek Leupung, Iptu Zunaidi yang dihubungi Serambi, tadi malam mengatakan, Reza Fahlevi, seorang remaja yang masih dilaporkan hilang terseret arus hingga menjelang magrib belum juga ditemukan hingga pencarian dihentikan.

"Insya Allah pencarian akan dilanjutkan besok (hari ini-red) dan kemungkinan melibatkan tim yang sama dari Kantor SAR Banda Aceh, BPBD Aceh Besar, TNI dan Polri serta para pihak," kata Iptu Zunaidi.

Ia pun mengimbau kepada seluruh warga dan pengunjung untuk berhati-hati saat mandi di kawasan Pantai Riting, Kecamatan Leupung, Aceh Besar. Kapolsek Leupung ini pun menerangkan dengan peristiwa itu pihaknya akan rutin melakukan patroli di kawasan pantai.

"Sebelumnya juga intens kita patroli di pantai-pantai dan kita imbau warga untuk berhati-hati,"pungkas Kapolsek Leupung, Iptu Zunaidi.

Sementara Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banda Aceh, Budiono, SE, MM, mengatakan pencarian dilakukan dengan tehnik penyisiran menggunakan 1 unit perahu karet sejauh 3 kilometer ke arah barat dan selatan. Ombak yg mencapai 3 hingga 4 meter menjadi kendala tim di lapangan.

"Pencarian dilakukan hingga pukul 18.00 WIB dan korban belum ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan besok (hari ini-red) dan akan dimulai pukul 07.30 WIB dengan mengerahkan 3 tim, tim 1 melakukan penyisiran laut sejauh 5 km dari LKP ke arah barat dan selatan dengan menggunakan 1 unit Sea Rider/RIB. Lalu tim 2 melakukan penyisiran tepian pantai dan tim 3 melakukan pemantauan di posko," pungkas Budiono.(nas/mir) 

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved