Breaking News:

Kembali Berulah, KKB Papua Tembak & Mutilasi Warga Sipil, Padahal Korban Hanya Seorang Petani Biasa

Tak hanya dibunuh, tubuhnya yang membujur kaku itupun juga tega dimutilasi oleh anggota KKB pimpinan Goliat Tabuni

Editor: Amirullah
Foto Jerry Omona/Metromerauke
Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN/OPM) 

Hal itu mereka lakukan dengan alasan warga asli Papua tersebut pro dengan TNI-Polri.

Bahkan menurut mereka, warga sipil yang mereka habisi adalah mata-mata TNI-Polri.

Menurut mereka, bila ada orang asli Bumi Cendrawasih yang mereka bunuh artinya orang tersebut sebagai mata-mata TNI-Polri yang bisa membahayakan mereka.

Goliat Tabuni juga pernah mengatakan bahwa mata-mata TNI-Polri banyak yang menyamar menjadi warga sipil biasa.

Seperti halnya, Guru, Tenaga Medis, PNS, Pedagang, Tukang Ojek, Sopir Angkutan, Pendeta, Majelis Gereja, Tukang Bangunan, hingga Jurnalis.

Kejadian penembakan dan mutilasi pada seorang petani tersebut terjadi pada hari Jumat (29/5/2020) bulan kemarin.

Kakek Kreatif Sulap Mobil Pick-up Tahun 80-an Pakai Mesin Motor Shogun, Bisa Maju Mundur

Perseteruan Anak Krisdayanti dengan Raul Lemos, Azriel Bongkar Tabiat Asli Suami Kedua KD

Korban ditembak di jalan Trans Papua Magataga (perbatasan Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Paniai).

Pria berusia 40 tahun itu dibunuh secara sadis dengan ditembak lalu jasadnya dimutilasi dan dibungkus dalam karung.

Kapendam XVII Cendrawasih, Kolonel Cpl Eko Daryanto menyebut tindakan KKB Papua itu sangat biadab.

"KKB Papua OPM seakan menebar virus mencabut nyawa para warga asli Papua yang berada di bumi Papua, ini sangat biadab dan tentu tidak benar," kata Kolonel Cpl Eko Daryanto melalui keterangan resminya pada Sabtu (6/6/2020).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved