Cuaca Aceh Berubah-ubah
Aceh sat ini sedang memasuki masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau, sehingga dalam beberapa terakhir cuaca
* Suhu Mencapai 35 Derajat
BANDA ACEH - Aceh sat ini sedang memasuki masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau, sehingga dalam beberapa terakhir cuaca di bumi Tanah Rencong lebih panas dari biasanya.
Dalam beberapa hari terakhir, cuaca di Aceh memang sedang mengalami perubahan drastis dalam seketika. Saat suhu sedang panas, tiba-tiba langsung berubah menjadi hujan.
Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) Aceh, Zakaria, Jumat (12/6/2020) mengatakan, perubahan cuaca yang tiba-tiba dari panas menjadi hujan atau sebaliknya itu merupakan fenomena lazim jika sedang masa peralihan.
Dikatakan, suhu saat masa peralihan memang lebih panas dari biasanya. Kondisi itu sudah berlangsung selama beberapa hari dan masih akan terjadi suhu atau cuaca serupa hingga sebulan kedepan.
Dalam masa transisi ini, jelas Zakaria, suhu di Aceh berkisar antara 33 hingga 35 derajat Celcius. Sehingga warga tentu akan merasakan kondisi yang lebih panas pada siang hari.
"Sekarang lagi masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau, makanya saat sedang panas, lalu bisa tiba tiba bisa jadi hujan. Suhunya juga lebih panas dari hari sebelumnya, yaitu antara 33 hingga 35 derajat celsius, ini ada peningkatan dari sebelumnya yang cuma 31 derajat celcius," ujar Zakaria.
Ia menginformasikan, Aceh akan memasuki musim kemarau yang puncaknya akan terjadi bulan Agustus nanti. Dan suhu juga akan lebih meningkat menjadi 36-37 derajat celcius.
Oleh karena itu, Zakaria mengingatkan warga Aceh supaya waspada saat memasuki musim kemarau nanti. Karena suhu yang tinggi membuat lahan kering atau lahan gambut sangat muda terbakar.
"Ini mau musim kemarau, warga kita imbau sudah tidak membakar lahan, karena sangat mudah terjadinya kebakaran. Kalau nanti sesekali ada hujan juga biasanya disusul sama angin kencang," tambah Zakaria.
Dalam musim kemarau nanti juga akan potensi munculnya angin. Makanya ia mengimbau warga agar selalu waspada dengan datangnya angin kencang tiba tiba.
Apalagi saat musim kemarau nanti Aceh akan berhembus angin barat yang kondisinya lebih kencang. Maka BMKG meminta warga Waspada terjadi potensi terjadinya angin kencang.
Kasi Data dan Informasi BMKG Aceh, Zakaria mengatakan, dengan segera masuknya musim kemarau, maka masa cuaca panas akan terus melanda Aceh. Ia meminta warga mewaspadai kebakaran lahan hingga angin kencang.
Zakaria mengingatkan warga Aceh harus mawas diri dengan aktivitasnya saat memasuki musim kemarau nanti. Karena suhu yang tinggi membuat lahan kering atau lahan gambut sangat mudah terbakar.
"Ini mau musim kemarau, warga kita imbau sudah tidak membakar lahan, karena sangat mudah terjadinya kebakaran. Kalau nanti sesekali ada turun, itu biasanya juga disusul dengan angin kencang," tambah Zakaria.
Bahkan katanya, angin kencang juga bisa muncul. Sehingga pohon-pohon yang tua akan rentan tumbang atau patah.(mun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/cwacaeskrem.jpg)