Breaking News:

Virus Corona Serang Dunia

Kuburan Lama di Brasil Digali Kembali untuk Mayat Positif Corona, Sudah 42.791 Orang Tewas

Akibat pandemi yang belum usai dan korban berjatuh semakin tinggi, Kota terbesar di negara itu yakni Sao Paulo terpaksa menggali kembali kuburan lama.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Muhammad Hadi
Metro.co.uk
Akibat pandemi yang belum usai dan korban berjatuh semakin tinggi, Kota terbesar di negara itu yakni Sao Paulo terpaksa menggali kembali kuburan sebelumnya, Sabtu (13/6/2020) 

SERAMBINEWS.COM - Dampak dari Covid-19 masih sangat dirasakan negara Brasil.

Seperti data terkini, hari ini Minggu (14/6/2020) Brasil telah mencatat 42.791 warga meninggal akibat pandemi corona.

Dengan total konfirmasi positif mencapai 851 ribu pasien.

Melansir dari Metro.co.uk, Brasil sekarang memiliki angka kematian tertinggi kedua Covid-19 setelah Amerika Serikat.

Akibat pandemi yang belum usai dan korban berjatuh semakin tinggi, Kota terbesar di negara itu yakni Sao Paulo terpaksa menggali kembali kuburan sebelumnya.

Setelah dilakukan penggalian, tulang belulang itu di simpan dalam ruangan besar.

Tulang belulang itu digali dan dimasukkan ke dalam tempat semacam plastik serta diberikan nomor agar tidak tertukar.

Hotman Paris Hutapea Jumpa Ustaz Abdul Somad, Cerita Ingin Bunuh Diri Hingga Mau Tenang Saat Pensiun

Ikut Jejak Donald Trump, Presiden Brasil Ancam Keluar dari WHO

Virus Corona Papar Enam Juta Orang, Presiden Brasil Caci Maki Wali Kota dan Gubernur

Tulang belulang dalam plastik itu di simpan dalam ruangan penyimpanan yang telah disiapkan oleh layanan pemakaman kota.

Sao Paulo adalah adalah kota dengan angka terkonfirmasi tertinggi di Negara Brasil.

Dengan angka mencapai 167.900 orang positif dan angka kematian mencapai 10.368 orang.

Diperkirakan puncak infeksi melanda Brasil pada bulan Agustus 2020.

Dr Michael Ryan, ketua kedaruratan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menjelaskan keadaan kesehatan di Brasil.

“Secara keseluruhan sistem kesehatan di Brasil masih berjalan dengan baik untuk mencegah virus.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved