Breaking News:

Virus Corona Serang Dunia

Kuburan Lama di Brasil Digali Kembali untuk Mayat Positif Corona, Sudah 42.791 Orang Tewas

Akibat pandemi yang belum usai dan korban berjatuh semakin tinggi, Kota terbesar di negara itu yakni Sao Paulo terpaksa menggali kembali kuburan lama.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Muhammad Hadi
Metro.co.uk
Akibat pandemi yang belum usai dan korban berjatuh semakin tinggi, Kota terbesar di negara itu yakni Sao Paulo terpaksa menggali kembali kuburan sebelumnya, Sabtu (13/6/2020) 

Dengan angka mencapai 167.900 orang positif dan angka kematian mencapai 10.368 orang.

Diperkirakan puncak infeksi melanda Brasil pada bulan Agustus 2020.

Dr Michael Ryan, ketua kedaruratan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menjelaskan keadaan kesehatan di Brasil.

“Secara keseluruhan sistem kesehatan di Brasil masih berjalan dengan baik untuk mencegah virus.

Namun jumlah kasus tetap berlanjut dan harus tetap diperhatikan.

Sistem kesehatan di seluruh dunia memang butuh perhatian dan dukungan, untuk tetap mengupayakan berkurangnya orang terjangkit,” jelas Dr Michael Ryan seperti dikutip pada Metro.co.uk.

WHO sempat menjelaskan Amerika Latin akan menjadi pusat pandemi baru setelah penyebaran virus mulai melambat di Eropa dan negara-negara lain di dunia.

Selain di Brasil, kabar terbaru kembali datang dari China, bahwa negara tersebut memberlakukan Lockdown pada sebagian kawasan Beijing karena menemukan kasus Corona baru. 

Aktivitas Terhenti Karena Lockdown, Jutaan Warga Brasil Teriak Kelaparan

Kasus Covid-19 di Brasil Lampaui Italia dan Spanyol, Naik 14.919 dalam 24 Jam

Selain itu, otoritas Beijing, telah menutup sebagian Kota Beijing Pada Sabtu (13/6/2020), setelah menemukan enam kasus baru Covid-19.

Pasien yang terinfeksi adalah tiga pekerja pasar Xinfadi, satu pengunjung pasar dan dua karyawan di Pusat Penelitian Daging China.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved