Breaking News:

Berita Politik

287 Anggota DPR RI Bolos Saat Rapat Paripurna Bersama dengan Menteri Keuangan

Rapat dihadiri oleh 288 anggota dewan, yang terdiri dari 217 anggota hadir secara fisik dan 71 anggota mengikuti rapat melalui virtual.

(KOMPAS.com/Ihsanuddin)
Hampir setengah anggota DPR dan DPD tak menghadiri sidang paripurna MPR, Rabu (2/10/2019). Dari 711 anggota DPR dan DPD, hanya 376 anggota yang hadir berdasar absensi yang dibacakan saat pembukaan sidang. Artinya 335 anggota lainnya tidak hadir. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - DPR RI menggelar Rapat Paripurna yang beragendakan tanggapan pemerintah terhadap pandangan Fraksi atas Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran (TA) 2021.

Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin ini dihadiri oleh 288 anggota dewan yang terdiri dari 217 anggota hadir secara fisik dan 71 anggota mengikuti rapat melalui virtual.

Artinya, sebanyak 287 anggota DPR tidak hadir dalam Rapat Paripurna hari ini. "Menurut catatan Kesekjenan telah dihadiri 288 anggota, 217 secara fisik dan telah dihadiri oleh 9 fraksi," kata Azis di Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (18/6/2020).

Rapat Paripurna DPR RI Sorot Rencana Pemerintah Datangkan 500 TKA Asal Cina

Tapal Batas Aceh Tidak Sesuai MoU, Ini Saran Anggota DPR RI TA Khalid kepada Plt Gubernur dan DPRA

Anggota Komisi III DPR RI Minta Kejati Aceh Supervisi Kasus Bimtek Dana Desa di Aceh Tenggara

"Maka izinkan kami pimpinan rapat membuka Rapat Paripurna hari ini dan terbuka untuk umum," lanjut Azis.

Selain Azis, turut hadir di meja pimpinan DPR RI Ketua DPR RI Puan Maharani dan Wakil Ketua DPR RI Rahmat Gobel.

Rapat Paripurna masih berlanjut dengan agenda tanggapan dari Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani tentang Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran (TA) 2021.

DPR juga telah menerapkan protokol kesehatan COVID-19 untuk mencegah penyebaran virus Corona. Seluruh anggota Dewan yang hadir mengenakan masker. Kursi duduk juga diterapkan ada jarak, sekaligus pemeriksaan suhu badan sebelum anggota DPR masuk ke ruang paripurna.

"Izinkan saya membuka rapat ini dan saya nyatakan rapat terbuka untuk umum," ucap Azis.

HRD Salurkan Sembako Lewat Posko Covid-19, Ini Harapan Anggota Komisi V DPR RI

Komisi X DPR RI Tolak Pemotongan Anggaran Perpusnas dan Kemenparekraf

Merasa Bersalah Tak Libatkan DPR Saat Umumkan Pembatalan Haji 2020, Menag Fachrul Razi Minta Maaf

Puan menilai desain APBN 2021 agar diarahkan untuk menjadi stimulus kebijakan fiskal dalam mempercepat pemulihan ekonomi dan sosial, serta menjadi momentum dalam melakukan berbagai reformasi kebijakan pembangunan sehingga dapat mempercepat kemajuan Indonesia di berbagai bidang.

Menurut dia dapat dimaklumi bahwa dalam mendesain APBN 2021, yang dilakukan dalam kondisi ketidakpastian akibat dampak pandemi virus corona atau Covid-19, akan menimbulkan banyak ruang antisipasi fiskal baik dari sisi pendapatan negara, belanja, maupun pembiayaan.

"Karena itu, Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal 2021 juga telah mengantisipasi resiko ketidakpastian perkembangan pandemi Covid-19 dan dampaknya," katanya.

500 TKA China Akan Masuk Indonesia, Pemerintah Justru Klaim Bisa Untungkan Pekerja Lokal

Politisi PDI Perjuangan itu menilai KEM PPKF Tahun 2021, yang menempatkan kebijakan belanja sebagai stimulus utama kebijakan fiskal agar mempertimbangkan juga kemampuan pendapatan negara, pengendalian defisit, kapasitas rasio utang, dan resiko beban utang yang akan memberikan tekanan ruang fiskal pada tahun-tahun mendatang.

DPR dalam membahas KEM-PPKF Tahun 2021, lanjut dia, akan mencermati dan memastikan agar kebijakan fiskal tahun 2021 dapat lebih efektif dalam menjalankan pembangunan nasional bagi kesejahteraan rakyat dan kemajuan di berbagai bidang.(Tribun Network/mam/wly)

Editor: Said Kamaruzzaman
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved