Minggu, 17 Mei 2026

Luar Negeri

Kolonel Santosh Babu Terbukti Dipukul dengan Besi Bertabur Paku di Kepala

Laporan post mortem Kolonel Santosh Babu, perwira yang syahid saat bentrokan sengit dengan pasukan China diterbitkan. Hasil otopsi itu mengungkapkan

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Foto: PTI
Kolonel Santosh Babu, perwira militer India yang tewas saat bentrok dengan tentara China 

SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - Laporan post mortem Kolonel Santosh Babu, perwira yang syahid saat bentrokan sengit dengan pasukan China diterbitkan.

Hasil otopsi itu mengungkapkan ada luka tumpul di kepala prajurit yang gagah perkasa itu.

Laporan tersebut mengindikasikan batang besi paku bertabur digunakan oleh tentara China untuk menyerang tentara India.

Laporan itu mengisyaratkan Cina sudah merencanakan dan menunjukkan kemungkinan serangan oleh pasukan China di Lembah Galwan.

Laporan tersebut menguatkan pendirian India yang dinyatakan, oleh Kementerian Luar Negeri.

Dia secara khusus menyebutkan bahwa Tiongkok telah merencanakan dan menrencanakan'.

"Dua pihak harus dengan cermat menerapkan pemahaman yang dicapai oleh Komandan Senior pada 6 Juni 20202," katanya.

Tentara China Biadab, Batang Besi Bertabur Paku Serang Leher Tentara India

Bentrokan Pecah di Perbatasan India, Tiga Tentara India Tewas Seusai Adu Jotos dengan Tentara China

Konflik Memanas, India Kirim Kapal Perang dan Pesawat Tempur ke Perbatasan Cina

Pasukan kedua belah pihak juga harus mematuhi perjanjian dan protokol bilateral.

Mereka harus menghormati dan mengamati LAC secara ketat.

Kemudian, tidak boleh mengambil tindakan sepihak untuk mengubahnya,

Sedangkan Kolonel Babu dibaringkan dengan kehormatan militer penuh

Jasad almarhum perwira dibawa ke kota asalnya, Suryapet pada Kamis (18/6/2020).

Ayahnya B Upender melakukan ritual terakhir bersama dengan istri petugas, Santoshi.

Putrinya yang berusia sembilan tahun juga hadir pada saat upacara.

Orang-orang berkumpul di sepanjang jalan ketika kendaraan militer membawa jenazah perwira pemberani  itu.

Dia kehilangan nyawanya dalam bentrokan dengan pasukan China di daerah Galwan di Ladakh Timur.

Kerumunan itu meneriakkan slogan-slogan:

'Santosh Babu Amar Rahe', 'Bharat Mata Ki Jai' dan 'Vande Matram' ketika kendaraan melewati kota.

20 Prajurit Angkatan Darat India, termasuk Kolonel Babu, komandan 16 Resimen Bihar yang menjaga Garis Kontrol Aktual (LAC) di daerah itu, tewas.

Ketika bentrokan hebat terjadi antara pasukan India dan China pada Senin (15/6/2020) malam.

Itu menjadi insiden pertama dalam 45 tahun terakhir.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved