Breaking News:

Selebriti

Aktris Malaysia Ini Dikecam setelah Gunakan Blackface Lewat TikTok untuk Promosikan Dayang Senandung

Cerita dalam Dayang Senandung diklaim memiliki konotasi rasis & mengirimkan pesan negatif kepada audiens tentang diskriminasi berdasarkan warna kulit.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Safriadi Syahbuddin
Change.org & Twitter @DxnnyBoo_
Figur publik asal Malaysia, Wani Kayrie dapat terlihat menari dengan "gerakan seperti pistol" dan wajahnya hitam seperti Blackface. Aksinya kemudian diklaim sebagai langkah untuk mempromosikan perilisan drama mendatangnya, yakni 'Dayang Senandung'. 

SERAMBINEWS.COM­ - Seorang penyanyi dan aktris asal negeri Jiran, Malaysia, Wani Kayrie, baru-baru ini mendapat kecaman dari netizen di media sosial setelah dia dengan latahnya memposting video mengenakan Blackface.

Dalam video TikTok berdurasi 16 detik, Wani Kayrie tampak menari mengikuti tren viral TikTok dan mengunggahnya lewat platform video yang sangat populer.

Dalam video tersebut, figur publik asal Malaysia terlihat menari dengan "gerakan seperti pistol" dan wajahnya hitam seperti Blackface.

Sebagaimana diketahui, aksi Blackface dapat diartikan sebagai praktik orang-orang non-kulit hitam (biasanya kulit putih) yang menata rias atau menggelapkan kulit mereka dalam upaya yang disengaja untuk meniru kulit hitam.

Aksi keterlaluan ini kemudian diklaim sebagai langkah untuk mempromosikan perilisan film mendatangnya, yakni  'Dayang Senandung'.

Bagi Anda yang tidak tahu cerita rakyat Malaysia, alur cerita 'Dayang Senandung' menceritakan kisah seorang putri yang lahir di bawah 'kutukan' kulit hitam.

Dewan Apresiasi Pemkab Aceh Besar Terkait Penanganan Covid-19  

"Nasibnya di akhir cerita terjadi ketika kutukan diangkat dan dia 'dikembalikan' ke kulit yang lebih cerah," lapor World Of Buzz.

Plot cerita dalam 'Dayang Senandung' dinilai memiliki beberapa konotasi rasis dan mengirimkan pesan negatif kepada audiens tentang diskriminasi terhadap individu lain berdasarkan warna kulit.

Film Dayang Senandung sendiri merupakan sebuah film Melayu yang pertama kali diterbitkan di Malaysia pada tahun 1965 dalam bentuk film hitam putih tanpa warna.

Film ini digadang-gadang diproduksi ulang dan akan dirilis pada tahun 2020.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved