Breaking News:

Berita Internasional

Iran Uji Coba Rudal Jarak Jauh, Menhan: Musuh-musuh Semakin Takut Kepada Kami

Keberhasilan dalam uji coba tersebut, membuat Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Amir Hatami semakin yakin atas industri pertahanan mereka

Editor: Ibrahim Aji
Handout via REUTERS
ILUSTRASI. Ilustrasi rudal Iran. President.ir/Handout via REUTERS 

Homing adalah sistem panduan di rudal berupa peralatan elektronik, yang membuat rudal dapat melacak dan mengenai sasarannya.

"Itu berarti rudalnya bertipa tembak-dan-hilang. Kami menembakkan rudal dan datanya ada di rudal itu, yang memiliki berbagai sistem navigasi bawaan," terangnya.

Uji coba ini dilakukan setelah tragedi salah tembak pada Mei.

Kala itu sebuah rudal yang ditembakkan dalam latihan Iran justru mengenai teman sendiri di kapal Angkatan Laut Iran.

Hubungan China dan Taiwan Sedang Panas, Ini Perbandingan Kekuatan Militer Keduanya

Padahal, rudal itu ditargetkan menuju perairan dekat Selat Hormuz. Akibat dari kesalahan ini, 19 pelaut tewas dan 15 lainnya luka-luka.

Latihan ini juga digelar usai konfrontasi di laut antara pasukan Iran dan Amerika Serikat (AS), tepatnya di dekat Teluk Persia.

Pada April, AS menuduh Iran melakukan manuver "berbahaya dan meledek" dengan mendekati kapal perang AS di sisi utara Teluk Persia.

Iran rutin mengadakan latihan di Teluk Oman yang berdekatan dengan Selat Hormuz. Sekitar 20 persen jalur perdagangan minyak dunia melintasi selat ini.(*)

Artikel ini telah tayang di Kontan dengan judul "Rudal bisa terbang 280 km, Menhan Iran: Musuh-mush Iran ketakutan"

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved