Breaking News:

Berita Aceh Barat

Dua Orang Reaktif Covid-19 Saat Rapid Test Massal di Aceh Barat, Ini Hasil Tes Swabnya

Beruntung, setelah pengujian lanjutan melalui tes swab, kedua orang tersebut akhirnya dipastikan negatif terpapar Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)

SERAMBINEWS.COM/SA’DUL BAHRI
Syarifah Junaidah, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Barat 

Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Dua dari 359 orang yang menjalani rapid test secara massal terkait Covid-19 di Aceh Barat ditemukan reaktif.

Beruntung, setelah pengujian lanjutan melalui tes swab, kedua orang tersebut akhirnya dipastikan negatif terpapar Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) atau virus corona.

Peserta rapid test massal itu sendiri berasal dari kalangan pejabat Pemkab Aceh Barat, ASN, karyawan perusahaan, pedagang, pegawai kejaksaan, personel TNI/Polri, dan mahasiswa, serta pengusaha.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Aceh Barat, Syarifah Junaidah kepada Serambinews.com, Sabtu (20/6/2020), membenarkan, bahwa dalam pelaksanaan rapid test massal tersebut ditemukan ada dua orang yang reaktif.

“Namun setelah ada hasil swab oleh petugas kesehatan dibawa ke Banda Aceh ternyata keduanya juga negatif corona,” kata Syarifah Junaidah.

11 Buruh Asal Sumut Ditolak Warga Lapang Bekerja di Proyek Gedung SKB, Ini Curahan Hati Rekanan

Harimau Sumatera Hasil Tangkapan BKSDA Dilepasliarkan ke TN Gunung Leuser, Ini Nama yang Ditabalkan

RSUCM Aceh Utara Masih Rawat Lima Pasien Positif Covid-19

Kadinkes menjelaskan, sasaran utama rapid test itu adalah mereka yang melakukan perjalanan jauh, terutama ke daerah zona merah Covid-19.

Sejauh ini, beber dia, Kabupaten Aceh Barat masih masuk dalam zona hijau, lantaran tidak ada warga di daerah tersebut yang terinfeksi virus corona.

“Sejauh ini, belum ada warga kita di Aceh Barat yang terinfeksi corona. Kita terus berusaha dan berdoa supaya jangan ada warga yang terinfeksi virus berbahaya itu,” ucap Syarifah Junaidah.

“Menyangkut dengan pencegahan penyebaran wabah corona, pemerintah juga terus berupaya melakukan antisipasi supaya masyarakat Aceh Barat jangan ada yang terinfeksi,” imbuh dia.

Pada bagian lain, Kadinkes memaparkan, pertengahan Juli mendatang merupakan masa puncak pelaksanaan rapid test.

Diserang Pria Bersabit, Ajudan Wakapolres Karanganyar Terluka di Leher

29 TKA Cina di PLTU Nagan Raya Bermasalah Izin, Batas Waktu Hingga Rabu Ini, Ini Permintaan Mereka

Bosan Latihan di Rumah, Mantan Pemain Persiraja Andika Kurniawan Rindukan Kompetisi

Sebabnya, banyak pelajar dan mahasiswa yang akan melakukan rapid test untuk kebutusan surat keterangan bebas Covid-19.

“Karena setiap masuk ke daerah lain atau tempat mereka mondok atau pun kampus, tentu akan diminta surat bebas Covid-19. Sehingga kondisi tersebut akan memerlukan alat rapid test dalam jumlah banyak nantinya,” pungkasnya.(*)

Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved