Breaking News:

Tips Otomotif

Kampas Rem Teromol Habis, Ini Akibatnya Bila tidak Segera Diganti

Efeknya bisa merusak pelek belakang motor, maka sebaiknya langsung ganti dengan kampas rem baru jika ketika melakukan pengereman tidak optimal.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Safriadi Syahbuddin
GridOto
Kampas rem ini yang menghentikan laju roda dengan bergesekan dengan permukaan teromol. 

Bila besi yang melakukan gesekan pada teromol untuk mengerem, biasanya akan terdengar suara gesekan besi yang mengilukan.

Selain tidak nyaman didengar, memaksakan pengereman dengan kampas tinggal besi itu bisa membuat teromol panas, sehingga bisa saja pelek motor rusak.

"Rumah kampas rem yang berada di dalam pelek lama-lama bisa terkikis," jelas Ahmad.

Tips Merawat Sepeda Motor Tanpa Engkol agar Tidak Mogok dan Tidak Mudah Rusak

Tips Bersihkan Setir Mobil, Lakukan ini Agar Setir Anda bisa Terhindar dari Bakteri

"Efeknya settingan rem tetap dalam meskipun kampas rem masih baru," tuturnya.

Jika tetap dipaksa, maka pelek atau teromol harus diganti karena sistem pengereman tidak optimal lagi.

Jika teromol atau pelek tidak diganti, melakukan pergantian teromol juga tidak bisa kembali optimal. Karena sudah cacat karena pelek sudah terkikis.

Nah untuk mengetahui kampas rem masih tebal atau sudah tipis sebenarnya cukup mudah.

Coba kalian perhatikan pengungkit atau paha rem teromol yang ada di dekat rumah teromol.

Jika panah indikator terlihat ada di garis depan atau tengah, maka kondisi kampas rem masih layak dipakai.

Tips Cegah Karat di Motor, Lakukan Ini sebelum Anda Menyesal

Jika sudah berada di belakang, menandakan kampas rem sudah mulai habis dan sebaiknya segera diganti.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved