Berita Aceh Tamiang

Sanksi Bagi Dua Pengelola Karaoke Ilegal di Aceh Tamiang, Dikirim ke Pesantren Pembinaan

Syahrir menambahkan, dalam kasus ini kedua pelaku akan dijatuhi sanksi berupa pembinaan di pesantren selama lima hari.

Dok: Satpol PP/WH
Petugas Satpol PP/WH Aceh Tamiang mengamankan amplifier dari kafe yang menyediakan layanan karaoke ilegal. 

Syahrir menambahkan, dalam kasus ini kedua pelaku akan dijatuhi sanksi berupa pembinaan di pesantren selama lima hari.

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Dua wanita pengelola karaoke yang diamankan Satpol PP/WH Aceh Tamiang, terancam menjalani sanksi pembinaan di pesantren selama lima hari.

Kedua wanita ini, P (41) warga Sukaramai I, Seruway dan M (40) penduduk Seumadam, Kejuruanmuda, sebelumnya diamankan petugas atas dugaan pelanggaran surat edaran Bupati Aceh Tamiang tentang operasional hiburan karaoke.

Selain melanggar jam operasional yang dibatasi hingga pukul 18.00 WIB, keduanya juga tidak memiliki izin membuka usaha tersebut.

“Dari pemeriksaan diketahui keduanya tidak memiliki izin, ini jelas melanggar surat edaran bupati,” kata Kabid Penegakan Syariat Islam Satpol PP/WH Aceh Tamiang, Syahrir Pua Lapu, Rabu (24/6/2020).

Syahrir menambahkan, dalam kasus ini kedua pelaku akan dijatuhi sanksi berupa pembinaan di pesantren selama lima hari.

Diharapkan melalui metode pembinaan ini, kedua pelaku mendapat pencerahan tentang syariat Islam.

Citilink Masih Tunda Penerbangan ke Bandara Malikussaleh Aceh Utara, Hingga 30 Juni

Khususnya yang sudah diatur dalam qanun maupun dalam bentuk surat edaran.

Diketahui, keduanya diamankan petugas dalam sebuah penggerebekan di kafe yang menyediakan layanan hiburan karaoke, Selasa (23/6/2020) malam.

Halaman
12
Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved