Breaking News:

Luar Negeri

PM Pakistan, Imran Khan Sebut Osama bin Laden Sebagai Syuhada

Perdana Menteri (PM) Pakistan, Imran Khan menyebut Osama bin Laden mati syahid dan sebagai syuhada di depan anggota parlemen.

Foto: HindustanTimes
Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan (kanan), Osama bin Laden (kiri), serta laporan media tentang kematian Osama bin Laden dari Presiden AS, Barack Obama pada 2 Mei 2011. 

Operasi Tombak Neptunus

Osama bin Laden terbunuh di Abbottabad Pakistan pada 2 Mei 2011.

Oleh unit operasi khusus militer Amerika Serikat di bawah Operasi Neptunus Spear.

Serangan itu disaksikan langsung oleh Presiden AS, Barack Obama.

Operasi dilakukan oleh tim SEAL Angkatan Laut Amerika Serikat dari Komando Operasi Khusus Gabungan.

Didukung agen Central Intelligence Agency (CIA) di lapangan

Serangan itu diluncurkan dari Afghanistan dan jenazah Laden dibawa ke sana untuk identifikasi.

Setelah itu Osama bin Laden dimakamkan di laut.

Direktur Jenderal ISI, Ahmad Shuja Pasha mengetahui kehadiran Laden
dibesarkan di Pakistan.

Apalagi kompleksnya terletak kurang satu mil dari Akademi Militer Pakistan.

Saat itu, pemerintah Amerika Serikat dan Pakistan tidak mengetahui keberadaannya.

Namun, menulis di The New York Times Magazine pada 2014, jurnalis Inggris Carlotta Gall mengatakan Direktur Jenderal ISI, Ahmad Shuja Pasha tahu tentang kehadiran Laden di Abbottabad.

Kematian Osama membuat geram kelompok Islam di Pakistan.

Para pengunjuk rasa membakar bendera AS dan berteriak "Hancurkan Amerika" di berbagai bagian negara itu.

Jamaat-e-Islami juga mengorganisir demonstrasi massa menentang serangan AS.

Menuduh Washington melanggar kedaulatan Pakistan.

Bahkan, mendesak pemerintah Pakistan untuk mengakhiri dukungan terhadap perang AS melawan teror.(*)

Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved