Lingkungan

Cegah Abrasi Pantai Alue Naga, PLN dan LSM Radar Berkolaborasi Tanam Mangrove

"Secara alami, manggrove bisa sebagai pemecah ombak. Penanamannya yang berjajar ke depan bisa menghadang ombak sehingga mencegah abrasi.”

PLN/For Serambinews.com
PLN Unit Induk Wilayah Aceh bersama LSM Radar Aceh, Sabtu (27/6/2020) menanam 1.500 batang mangrove di Pantai Alue Naga, Banda Aceh untuk mencegah pantai tersebut dari gerusan abrasi. 

"Secara alami, manggrove bisa sebagai pemecah ombak. Penanamannya yang berjajar ke depan bisa menghadang ombak sehingga mencegah abrasi.”

Laporan Nasir Nurdin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – PLN Unit Induk Wilayah Aceh bekerjasama dengan LSM Radar Aceh menanam 1.500 mangrove di garis pantai Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Sabtu (27/6/2020).

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Aceh diwakili Manager Komunikasi, T Bahrul Halid mengatakan, penanaman pohon mangrove dilakukan secara berkala untuk mencegah terjadinya abrasi yang juga berfungsi untuk menjaga ekosistem laut.

"Secara alami, manggrove bisa sebagai pemecah ombak. Penanamannya kami lakukan dengan pola berjajar ke depan yang bisa menghadang ombak sehingga abrasi pantai bisa dihindari," kata Bahrul.

Bahrul menambahkan, dengan adanya manggrove, ikan-ikan laut bisa bertelur dan tinggal di bawah akar mangrove sehingga nelayanpun tidak perlu ke tengah laut.

Dua Dokter di Aceh Positif Corona, Total yang Terinfeksi Sudah 73 Orang

VIDEO - Rohingya yang Terdampar di Aceh, Kini Mulai Terima Bantuan

"Jika ada hutan bakau atau hutan mangrove, di sekitarnya pasti banyak ikan", lanjut Bahrul.

Ketua LSM Radar Aceh, Heri Safrijal SP menambahkan, penanaman mangrove yang dilakukan pihaknya bertujuan agar lingkungan laut semakin baik serta daratan tidak mudah tergerus abrasi.

Tak hanya itu, kata Heri, pohon mangrove juga berfungsi sebagai tempat ekosistem laut.

Wanita Garut Jawa Barat yang Meninggal di Penginapan Objek Wisata Iboih Sabang akan Dirapid Test

"Penanaman mangrove juga bertujuan mengedukasi masyarakat agar peduli lingkungan", katanya.

Sebab, kata Heri, jika lingkungan rusak, masyarakat sekitar akan mendapat mudarat. Sebaliknya, jika lingkungan baik, masyarakat bisa memperoleh manfaat.

Turut hadir dalam acara tersebut Asisten Manajer CSR Rahmad Ardiansyah, Babinsa Alue Naga Wantasyah, anggota DPRK Banda Aceh Tuanku Muhammad, Keuchik Alue Naga Faisal M Dan, tim LSM Radar Aceh, mahasiswa dan masyarakat setempat. (*)

Penulis: Nasir Nurdin
Editor: Nasir Nurdin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved